Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

TARIAN SEKSI DI PESAWAT

Sri Wulandari

Senin, 16 Mei 2016 - 23:24 WIB

forbes
forbes
A A A

Berkat pramugari berbikini, maskapai penerbangannya meraup untung besar. Dia dinobatkan sebagai wanita terkaya di Asia Tenggara.

VietJet Air, pesawat swasta Vietnam, menggemparkan industri penerbangan dengan menampilkan pertunjukan pramugari yang cantik, seksi, muda dan memakai pakaian bikini dalam penerbangan pesawat. Pramugari yang berpakaian seksi itu berjalan sambil menari-nari dan mengedipkan bulu mata mereka kepada penumpang serta membagikan mainan kepada anak-anak.
Pertunjukan bikini ini tidak diperuntukkan bagi setiap layanan VietJet Air. Layanan ini lebih seperti fitur bonus pada rute tertentu. Para penumpang memang merasa terhibur dengan pertunjukan dari para pramugari. Tetapi Civil Aviation Administration of Vietnam (CAAV), otoritas penerbangan di Vietnam tak setuju. Karena hal itulah, CAAV atau Administrasi Penerbangan Sipil Vietnam memberikan sanksi kepada maskapai VietJet Air berupa denda sebesar US$ 1.000 atau sekitar Rp13 juta karena 'pertunjukkan' ilegal itu.
Nguyen Thi Phuong Thao, CEO VietJet Aviation sang pemilik ide tenang saja. Toh, berkat pertunjukan berbikini itu pula, perusahaan meraup untung besar. Tahun lalu, pendapatan perusahaan ini tercatat melonjak tiga kali lipat menjadi 10,9 triliun dong, dengan laba bersih naik menjadi hampir 1 triliun dong. Namanya kian meroket dan Nguyen melahirkan anak usaha baru. 
Di negaranya, bahkan di Asia Tenggara, Nguyen dinobatkan sebagai wanita dengan penghasilan terbesar. Menurut Bloomberg Billionaires Index, Nguyen yang berusia 45 tahun, menerima gaji senilai lebih dari US$ 1 miliar, di atas pendapatan wanita lain yang pernah diterima di negara ini. Dia juga duduk dalam jajaran 50 pebisnis wanita terkaya di Asia versi Forbes.
Asal tahu saja, sumber kekayaan tak hanya datang dari  VietJet, tetapi juga dari real estate yang dikembangkannya, yakni Dragon City. Perusahaan tersebut menguasai pasar real estate di Kota Ho Chi Minh, dengan luas wilayah mencapai  65 hektare. Juga memiliki saham hingga 90% di SOVICO Holdings dan memegang saham mayoritas di tiga resor raksasa di Vietnam. Nguyen mempunyai 20% saham di HD Bank dengan aset hingga US$ 4,6 miliar dan memperkerjakan hampir 10.000 orang. Di perusahaan ini dia duduk sebagai wakil ketua.
Perempuan kelahiran 7 Juni 1970 ini, mengaku belum  menghitung berapa banyak harta yang dia miliki. Fokusnya hanyalah mencari strategi untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan. “Selain itu, saya juga selalu memikirkan bagaimana meningkatkan gaji rata-rata untuk karyawan saya, bagaimana memimpin maskapai untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih dan membuatnya menjadi nomor satu,” katanya seperti dikutip  Bloomberg.

BEKERJA JUJUR

Diakui Nguyen, untuk mencapai kedudukannya yang sekarang, dia menempuhnya dengan kerja keras. Lahir dari keluarga sederhana dengan ayah yang bekerja sebagai apoteker dan ibu sebagai guru, hal ini membuat Thao harus berjuang keras saat merantau ke Eropa Timur. Dia menempuh pendidikan di Moskow. Untuk mempertahankan kelangsungan pendidikan, dia berani mengambil risiko. “Saya harus bekerja dengan jujur, karena saat itu saya benar-benar tidak memiliki uang,” ceritanya.
Di awal merintis bisnis, wanita cantik ini rela menjual barang-barang konsumsi dan peralatan kantor seperti alat faks dengan sistem kredit. Pada saat itu dia berhasil masuk ke jaringan pemasok barang dari pengusaha di Jepang, Hong Kong dan Korea Selatan. Sifat jujur yang dibarengi dengan kecerdasan dalam berdagang, membuat Nguyen mendapatkan kepercayaan dari konsumen dan distributor. 
Setelah tiga tahun, Nguyen beralih ke bisnis distributor produk baja, aneka mesin, pupuk, karet dan komoditas lainnya. Lini usaha barunya tersebut terus berkembang, sehingga berhasil membuatnya menjadi jutawan muda di Rusia. Meski sudah menjadi jutawan, rupanya dia tak melupakan kampung halamannya. Nguyen memilih pulang ke Vietnam.
Seluruh hasil kerja kerasnya  diinvestasikan di Techcombank dan bank pemberi kredit terbesar kedua di negerinya  yakni Vietnam International Commercial Joint Stock Bank. Sementara itu, dia melirik sektor penerbangan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Ini lantaran, sektor penerbangan terlalu didominasi oleh Vietnam Airlines, yang merupakan perusahaan milik negara. Dia menilai sektor swasta perlu masuk untuk ikut bersaing sekaligus ikut menggerakkan roda ekonomi negara ini.
Pada 2007 dia memproklamasikan VietJet Aviation Joint Stock Co atau VietJet, dengan mengambil konsep maskapai penerbangan murah. Sayangnya, sejak didirikan tak sedikit rintangan yang dia hadapi. VietJet baru resmi beroperasi empat tahun kemudian, gara-gara adanya krisis ekonomi global yang disertai naiknya harga bahan bakar. Belum lagi, terjadi  konflik terkait dengan izin terbang dengan CAAV.
Dan siapa mengira, sejak resmi mengudara pada 2011, VietJet justru terus melesat menjadi perusahaan paling menjanjikan di Vietnam. Tak hanya melayani rute penerbangan domestik, tetapi juga internasional. Salah satunya,  menuju Bangkok, Thailand pada 2013 yang dilanjutkan dengan sejumlah rute lainnya. Bahkan, kini Vietjet telah memiliki 47 rute penerbangan internasional. 
Nguyen sendiri menargetkan, pesawatnya akan terbang ke lebih dari 150 tujuan internasional. Ekspansi VietJet ini membuat Vietnam masuk ke jajaran 10 besar negara dengan pasar penerbangan yang tumbuh paling cepat dalam dua dekade ke depan. 
Nguyen pun berencana menempuh penawaran umum saham perdana (IPO) pada Juni 2016 sekitar 30% saham VietJet. Aksi IPO ini diperkirakan akan meningkatkan nilai valuasi perusahaan hingga US$1 miliar. Nilai valuasi itu akan membuat VietJet memiliki nilai lebih besar daripada Asiana Airlines Inc. atau Finnair Oyj. 

Tag

  1. profil

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.