Kamis, 19 September 2019 | Jakarta, Indonesia

TCL Ikut Meriahkan Pasar Ponsel Lipat

Siska Desi Permatasari

Kamis, 21 Februari 2019 - 14:21 WIB

ponsel lipat tcl
ponsel lipat tcl
A A A

Majalahreviewweekly.com - Tren ponsel lipat sepertinya sudah dimulai dan semakin ramai. Selain Samsung, TCL juga siap hadirkan tren ponsel lipat. Tetapi ada yang berbeda dari ponsel lipat buatan TCL ini. Ponsel lipat buatan TCL ini cukup revolusioner, karena dapat diubah menjadi smartwatch.

Dilansir dari Cnet, Kamis (21/2), ponsel yang merangkap menjadi smartwatch ini akan memakai rancangan bodi yang tinggi dan tipis, sehingga dapat dilipat mengelilingi pergelangan tangan.

TCL merupakan pemain lama pada perangkat televisi, tetapi tidak untuk ponsel. TCL juga dikenal dengan produk Blackberry Mobile dan Alcatel.

Kabarnya, TCL akan merilis perangkat lipat pertamanya pada tahun 2020. Tetapi hingga saat ini, belum diketahui perangkat tersebut seperti apa, karena TCL membuat begitu banyak perangkat yang berbeda.

"Ini bukan hanya telepon pintar," ujar Stefan Streit, Manajer Umum Pemasaran Global TCL

Produk yang dapat memanfaatkan teknologi lipat tidak hanya smartphone, tetapi produk lainnya seperti peralatan rumah tangga, TV dan lain-lain.

Rumor lain mengatakan, bahwa TCL sedang membuat lima gadget yang memakai layar fleksibel. Antara lain adalah dua tablet, dua ponsel, dan satu ponsel lipat yang dapat dilipat menjadi smartphone. Tablet yang sedang dirancang oleh TCL ada yang dapat dilipat ke dalam, ada juga yang dilipat keluar sehingga layar berada di depan.Dua ponsel yang dirancang oleh TCL pun menggunakan rancangan yang sama, dilipat ke dalam dan keluar, hanya saja lipatannya mengikuti garis horizontal seperti ponsel flip.

Sayangnya, hingga saat ini TCL belum memberikan informasi terkait produk-produk yang akan dilepas di pasaran tersebut. Gadget-gadget yang dibuat pun masih dalam bentuk rancangan, sehingga masih ada kemungkinan rancangan tersebut berubah atau dibatalkan.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…