Kamis, 19 September 2019 | Jakarta, Indonesia

LG Tunda Peluncuran Ponsel Lipat

Siska Desi Permatasari

Selasa, 19 Februari 2019 - 07:03 WIB

ponsel lg
ponsel lg
A A A

Majalahreviewweekly.com - LG Electronics memutuskan untuk menunda meluncurkan ponsel lipatnya pada tahun 2019 ini. Itu berarti LG tidak akan memboyong smartphone lipatnya ke ajang Mobile World Congress atau MWC 2019 mendatang.

Dilansir dari Korea Times, LG rencananya hanya akan mengumumkan ponsel terbarunya yaitu G8 ThinQ dan V50 ThinQ.

Dilansir The Korea Times, Senin (18/2), LG's mobile CEO, Kwon Bong-seok mengatakan, bahwa ponsel lipatnya tersebut belum akan diluncurkan dalam waktu dekat. LG juga memutuskan untuk tidak memproduksi ponsel lipat setelah mengkaji peluang perangkat tersebut. Pasalnya, LG menilai saat ini belum mendapatkan banyak permintaan untuk perangkat mobile dengan desain lipat.

LG lebih memilih untuk fokus pada ponsel yang menggunakan layaran jaringan generasi kelima atau 5G dengan meluncurnya varian V50. Seri-V ini merupakan seri smartphone LG untuk merek seri 5G premium, sementara smartphone seri-G akan tetap menjadi bagian dari merek LTE.

"Smartphone V-series terbaru, yang akan dirilis antara Maret dan April, akan berjalan pada 5G dan smartphone G-series akan menjadi merek smartphone premium LTE," ungkap Kwon Bong-seok pada konferensi pers di LG Science Park di Seoul.

Setelah bisnis smartphonenya merugi, kini LG ingin kembali mendapatkan pangsa pasarnya dengan fokus pada smartphone 5G. LG optimis, bahwa smartphone 5G nya akan datang dengan kualitasyang lebih tinggi dibandingkan dengan kompetitor lainnya.

"LG telah mencapai inovasi teknologi dalam bisnis smartphone selama bertahun-tahun tetapi juga menyaksikan kegagalan pasar. Karena ada harapan pasar bahwa jaringan 5G akan menjadi peluang untuk menumbuhkan bisnis smartphone, kami akan mencoba untuk merilis smartphone 5G yang lebih berkualitas untuk memimpin pasar, " katanya.

Sementara pesaingnya, Samsung Electronics dan Huawei justru akan memperkenalkan smartphone lipatnya pada acara MWC 2019 nanti.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…