Jumat, 22 November 2019 | Jakarta, Indonesia

OJK Batasi Kegiatan PT Fistlight

Edy Purnomo

Jumat, 26 April 2019 - 14:28 WIB

Gedung OJK. Ilustrasi oleh AGolf Design
Gedung OJK. Ilustrasi oleh AGolf Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi pembatasan kegiatan usaha kepada PT Fistlight Indonesia Insurance Brokers. Alasannya, perusahaan itu tidak memenuhi ketentuan Pasal  19 ayat (3) POJK Nomor 73/POJK.05/2016.

Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Deputi Komisioner Pengawas IKNB I nomor S-55/NB.1/2019 tanggal 25 Maret 2019.

PT Fistlight Indonesia Insurance Brokers ditengarai hanya memiliki satu orang direksi dan satu orang dewan komisaris. Dengan demikian, perusahaan itu tidak memenuhi ketentuan Pasal 19 ayat (3) POJK Nomor 73/POJK.05/2016 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Perasuransian.

Selanjutnya, PT Fistlight Indonesia Insurance Brokers dilarang melakukan jasa keperantaraan asuransi sampai dengan diatasinya penyebab dikenakannya sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha. Perusahaan itu tetap harus melaksanakan kewajiban yang jatuh tempo.

OJK memberikan batas waktu  tiga bulan kepada PT Fistlight Indonesia Insurance Brokers untuk mengatasi masalahnya. Bila tak diselesaikan, perusahaan itu akan dikenai sanksi berikutnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Izin Usaha Pegadaian

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan memberikan izin usaha Perusahaan Penggadaian PT Asli Gadai Sejahtera. Pemberian izin usaha tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkannya Keputusan Dewan Komisioner atas perusahaan tersebut. Izin itu dikuatkan dalam Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-8/NB.1 /2019 tanggal 25 Maret 2019.

Permohonan izi usaha  PT Asli Gadai Sejahtera sebagai Perusahaan Penggadaian telah sesuai dengan ketentuan Pasal 9 ayat (2) POJK Nomor 31/POJK.05/2016 tentang Usaha Penggadaian (POJK Nomor 31). Peraturan itu mengatur bahwa Perusahaan Penggadaian dapat melakukan kegiatan usaha setelah memperoleh izin usaha dari OJK.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat (1) dan ayat (2) POJK Nomor 31, Perusahaan diwajibkan untuk melakukan kegiatan usaha paling lama 30 hari kerja setelah tanggal izin usaha ditetapkan. Perusahaan juga wajib menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan usaha dimaksud kepada OJK paling lama 15 hari kerja sejak tanggal dimulainya usaha.

Alamat Kantor Pusat PT Asli Gadai Sejahtera berlokasi di Komplek Kuda Putih Blok C Nomor 3 A Sungai Panas, Batam Kota, Kepulauan Riau.

Dewan Komisioner OJK juga memberikan izin usaha Perusahaan Pembiayaan PT SGMW Multifinance Indonesia. Pemberian izin usaha tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkannya Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-27/D.05/2019 tanggal 28 Maret 2019.

Selanjutnya, PT SGMW Multifinance Indonesia diwajibkan agar dalam menjalankan kegiatan usaha selalu menerapkan praktik usaha yang sehat dan senantiasa mengacu kepada peraturan perundangan yang berlaku.

Alamat Kantor Pusat PT SGMW Multifinance Indonesia berlokasi di  Sinarmas MSIG Tower Lantai 43, Jalan Jend. Sudirman Kav 21, RT. 010 RW. 001,Kelurahan Karet, Kelurahan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…