Sabtu, 16 November 2019 | Jakarta, Indonesia

Izin Usaha PT Grow Capital Dicabut

Edy Purnomo

Selasa, 30 April 2019 - 09:25 WIB

Gedung OJK. Ilustrasi oleh AReview Design
Gedung OJK. Ilustrasi oleh AReview Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Grow Asia Capital sebagai penjamin emisi efek. Pencabutan izin itu dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner (KDK) Nomor KEP-22/D.04/2019 tanggal 22 April 2019. 

Pencabutan izin perusahaan yang beralamat di Wijaya One Office Jalan Wijaya I No.1 Jakarta Selatan itu mengacu pada ketentuan Pasal 61 huruf f Peraturan OJK Nomor 20/POJK.04/2016 tentang Perizinan Perusahaan Efek yang Melakukan Kegiatan Usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dan Perantara Pedagang Efek.

Selanjutnya, perusahaan itu dilarang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek dan perantara pedagang efek sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan hasil pengawasan OJK, PT Grow Asia Capital sejak Juni 2016 tidak menyampaikan laporan penjamin emisi efek, laporan keuangan tahunan, laporan akuntan atas modal kerja berrsih disesuaikan tahunan, laporan keuangan tengah tahunan, dan kewajiban laporan lainnya.

Hasil pemeriksaan terhadap PT Grow Asia Capital pada 24-25 Oktober 2017 menunjukkan, Grow Asia Capital sudah tidak aktif melakukan kegiatan usaha sebagai oenjamin emisi efek (PEE) dalam jangka waktu dua tahun berturut-turut. 

Dengan demikian,  PT Grow Asia Capital memenuhi kondisi untuk dicabut izin usahanya sebagai penjamin emisi efek sesuai dengan ketentuan. Ketentuan itu berbunyi, izin usaha perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek atau oerantara pedagang efek dapat dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan. Dasarnya antara lain,  perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai oenjamin emisi efek atau perantara pedagang efek tidak melakukan kegiatan utamanya.
 

Tag

  1. ojk
  2. bei
  3. idx

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…