Selasa, 23 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Menteri Rini Pantau Kesiapan Bandara YIA Hadapi Arus Mudik

Ria Martati

Selasa, 07 Mei 2019 - 17:30 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno. Ilustrasi oleh AGolf Design
Menteri BUMN Rini Soemarno. Ilustrasi oleh AGolf Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - Setelah menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Sabtu (4/5) lalu, hari Selasa (7/5) ini PT Angkasa Pura I (Persero) menyambut kedatangan Menteri BUMN Republik Indonesia Rini Soemarno di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dalam rangka kunjungan kerja di Yogyakarta.

Menteri Rini Soemarno dan jajarannya mendarat mulus di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pukul 12.20 WIB bersama penumpang lainnya di pesawat komersial Citilink QG 132 dengan rute Bandara Halim Perdanakusuma - Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Pada penerbangan ini, turut mendampingi Menteri Rini Soemarno yaitu Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dan Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto. 

Kunjungan Menteri BUMN ini merupakan kunjungan kerja perdana ke YIA untuk meninjau operasional YIA di mana pada Senin 6 Mei 2019 lalu telah dilakukan penerbangan komersial perdana oleh Citilink, progress pembangunan yang telah mencapai 53%,  dan kesiapan YIA dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2019. 

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, “Kami sungguh antusias menyambut kunjungan Menteri BUMN Ibu Rini Soemarno ke Bandara Internasional Yogyakarta hari ini karena kami ingin menunjukkan bukti kesiapan bandara ini untuk operasional penerbangan dan menghadapi masa arus mudik Lebaran 2019". 

Pada masa arus mudik Lebaran 2019, tambah Faik Fahmi, seluruh penerbangan tambahan (extra flight) akan dialihkan ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo. Pemindahan ini dilakukan guna membantu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Bandara Adisutjipto pada musim puncak Lebaran 2019. Sebagai informasi, pada masa mudik 2018 terdapat 32 tambahan penerbangan ke Bandara Adisutjipto.

Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo merupakan solusi atas kondisi lack of capacity yang terjadi di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, di mana kapasitas bandara sangat terbatas sementara permintaan slot penerbangan cukup tinggi.

Selain itu, YIA merupakan salah satu bandara dengan spesifikasi landas pacu terbaik di Indonesia. Bandara ini memiliki fasilitas sisi udara (airside) yang sudah siap 100 persen, dengan panjang landas pacu 3.250 meter, lebar 45 meter, dan shoulder (bahu runway) 15 meter di setiap sisi. Spefisikasi runway ini mampu didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 777-300 dan Airbus A380. Adapun fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) di YIA masuk ke dalam kategori 8.

Di sisi darat (landside), terminal seluas 12.900 meter persegi sudah dapat digunakan, dari total 210.000 meter persegi pada saat beroperasi penuh pada akhir 2019 nanti. Di terminal penumpang tersebut tersedia 12 konter check-in, 2 x-ray, 2 walk through metal detector (WTMD), 400 kursi tunggu, 6 konter imigrasi di kedatangan dan keberangkatan, serta 2 bag conveyor belt.

Adapun fasilitas standar pelayanan bandara lainnya yang sudah tersedia yaitu signage, konter informasi, flight information display system, informasi transportasi lanjutan, customer service dengan tenaga yang berasal dari warga lokal Kulon Progo, pusat pelayanan informasi pariwisata, nursery room, kid zone, reading corner, serta 400 unit troli. Untuk penyandang difabilitas, tersedia lounge, toilet, lift, dropzone khusus difabel. Disiapkan pula 132 tenaga facilities care.

COMMENTS

OTHER NEWS

Global 38 menit yang lalu

Langgar Data Penduduk, Equifax Didenda USD700 Juta

Di Amerika Serikat, lembaga kredit Equifax harus membayar sedikitnya USD650 juta hingga USD700 juta karena mengekspose data kependudukan dari 148 juta orang.

Business 20 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 20 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 24 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 24 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 22/07/2019 08:18 WIB

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening. 

Business 20/07/2019 10:03 WIB

Compal Group Siap Investasi di Indonesia

Compal Group siap menggelontorkan dananya di Indonesia. Produsen elektronik yang akan masuk ke Indonesia itu  adalah salah satu produsen produk Apple seperti iPad dan iWatch.