Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Industri Batik Tumbuh Gemilang

Edy Purnomo

Kamis, 09 Mei 2019 - 10:15 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengunjungi stand pameran Adiwastra Nusantara 2019. Sumber: Humas Kemenperin
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengunjungi stand pameran Adiwastra Nusantara 2019. Sumber: Humas Kemenperin
A A A

Majalahreviewweekly.com - Industri batik mencatat pertumbuhan gemilang. Pada triwulan I 2019, sektor industri tekstil dan pakaian jadi bertumbuh 18,98%. Kinerja ini melampaui pertumbuhan ekonomi sebesar 5,07% di periode yang sama.

Industri batik juga memiliki peran penting bagi perekonomian nasional serta menjadi penyumbang devisa negara. "Industri batik memiliki pasar ekspor yang besar seperti di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan Pameran Gelar Batik Nusantara (GBN) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (8/5/2019).

Pada 2018, ekspor batik Nusantara tercatat senilai USD52,44 juta atau setara Rp734 miliar (kurs Rp14.000 per USD). Kemenperin menargetkan nilai ekspor batik nasional dapat meningkat hingga 6-8% pada 2019.

Saat ini, batik telah bertransformasi menjadi berbagai bentuk fesyen, kerajinan dan home decoration. Batik juga telah mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat baik di dalam maupun luar negeri.

Untuk pertama kalinya, sejumlah delegasi yang hadir dalam sidang Dewan Keamanan PBB di New York, Selasa (7/5/2019) memakai pakaian batik saat Indonesia menjadi pemimpin sidang. 

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih menjelaskan, pemerintah menyadari produk kerajinan Indonesia memiliki pasar yang terus meningkat. Maka itu, para penggiat IKM kerajinan termasuk IKM batik menjadi salah satu tombak ekonomi kerakyatan yang tahan terhadap krisis ekonomi global.

Untuk itu, Kemenperin terus berupaya mengembangkan IKM melalui berbagai program. "Program itu antara lain peningkatan kompetensi SDM, pengembangan kualitas produk, standardisasi, fasilitasi mesin atau peralatan serta promosi dan pameran batik di dalam dan luar negeri," ungkap Gati.

Sementara itu, Ketua Yayasan Batik Indonesia Yultin Ginanjar menyampaikan, setiap tahunnya acara Gelar Batik Nusantara selalu mengambil tema yang berbeda-beda, berbasis pada kearifan lokal batik dari masing-masing daerah.

"Berbeda memang, acara apa tema yang diangkat, selalu lain. Pada 2019 ini dari daerah Sumatera meskipun Indonesia lain banyak sekali, kita mulai dulu dari Sumatera," tutur Yultin.

COMMENTS

OTHER NEWS

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.

Global 17/05/2019 08:42 WIB

Harga Rumah Global Telah Pulih

Sejak krisis keuangan global 2008, harga rumah di seluruh dunia telah pulih.

Periscope 17/05/2019 08:30 WIB

Jangan Panik

Investor tak menduga imbas perang dagang AS-China separah ini.

Money 16/05/2019 18:36 WIB

Di Pasar Api Masih Menyala

Pelemahan nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan berlanjut. Pelaku pasar menunggu hasil pertemuan AS - China Jum’at besok.

Business 16/05/2019 15:45 WIB

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 5-5,4%

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 berada di bawah titik tengah kisaran 5-5,4%.

Business 16/05/2019 15:04 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.