Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Bulan Ramadan, E-Commerce Kebagian Berkah

Ria Martati

Jumat, 10 Mei 2019 - 15:31 WIB

Riset
Riset
A A A

Majalahreviewweekly.com - Ramadan menjadi bulan penuh berkah termasuk bagi pelaku industri e-commerce. Pada Ramadan platform e-commerce mencatat kenaikan transaksi 3-5 kali lipat dibanding bulan sebelumnya. ShopBack, platform cashback rewards dan aggerator e-commerce mencatat peningkatan transaksi hingga 3 kali lipat pada Ramadan 2018. Tahun ini ShopBack menargetkan peningkatan jumlah order serta nilai transaksi sebesar 2 kali lipat dibandingkan Ramadan tahun lalu.

Yolanda Margaretha, Head of Business Development, ShopBack Indonesia mengatakan Ramadan memang selalu menjadi salah satu momentum yang dimanfaatkan para pelaku e-commerce untuk meningkatkan nilai transaksi. “Daya beli masyarakat pada Ramadan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini pun ditujukan dengan rata-rara belanja masyarakat pada Ramadan tahun lalu yang mencapai Rp 1,2 juta, meningkat 74% dibanding tahun sebelumnya,”ujarnya dalam siaran pers, Jumat (10/5).

Tahun ini, lanjut Yolanda, ShopBack memprediksi nilai rata-rata belanja masyarakat pada Ramadan tidak terlalu mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Namun, kami optimis, tahun ini jumlah pemesanan serta nilai transaksi di ShopBack bisa naik hingga 2 kali dibandingkan Ramadan sebelumnya.”

Berdasarkan data Criteo baru-baru ini, penjualan di platform e-commerce mulai menanjak 10 hari menjelang Ramadan dan berlanjut hingga penghujung Ramadan. Hal yang sama pun juga tercatat pada data historis ShopBack, dimana transaksi tercatat mulai naik pada 10-11 hari menjelang Ramadan dan puncaknya pada minggu ketiga Ramadan, dimana masyarakat sudah mulai menerima bonus THR. Sedangkan untuk waktu belanja, pengguna lebih sering berbelanja pada pukul 11.00-15.00.


Pola perilaku belanja online saat Ramadan

Terkait pola perilaku belanja online saat Ramadan tahun ini, ShopBack pun baru-baru ini melakukan survei terhadap lebih dari 6500 responden di lima kota besar di Indonesia, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar. Lebih dari setengah responden (53,5%) mengaku akan mengalokasi ¼ dari THR yang diterima untuk berbelanja online.

Jika dilihat dari data riset ShopBack dalam dua tahun belakang, responden mulai bijak dalam memanfaatkan THR dalam berbelanja online. Responden yang memilih mengalokasikan hanya seperempat dari THR mereka untuk belanja online naik 38% dari 15% di 2017 menjadi 53% di 2019.

Berdasarkan hasil survey yang sama,  beragam promo diskon dan cashback menjadi hal utama yang mempengaruhi responden dalam berbelanja online menjelang dan saat Ramadan, dengan persentase 79,4%. Diikuti dengan harga murah (8,4%) dan lebih efisien di posisi ketiga dengan persentase (4,5%).

Promo memang selalu menarik perhatian masyarakat dalam berbelanja. Karena itulah banyak platform e-commerce dan brand-brand lainnya berbondong-bondong menawarkan promo spesial Ramadan. “ShopBack senantiasa mendorong masyarakat untuk dapat berbelanja online dengan bijak, cermat dan hemat. Pada Ramadan kali ini pun, ShopBack menggelar Gebyar Ramadhan Online, dengan promo diskon hingga 90% dan tambahan cashback hingga 5 kali lipat,” ujar Yolanda.

Sementara itu, produk fesyen selalu menjadi produk yang sering dibeli responden di platform online pada Ramadan pada tiga tahun terakhir. Menariknya, produk digital (pulsa, paket data, token PLN, dan voucher game) menjadi lebih populer dalam dua Ramadan terakhir.

 

COMMENTS

OTHER NEWS

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.

Global 17/05/2019 08:42 WIB

Harga Rumah Global Telah Pulih

Sejak krisis keuangan global 2008, harga rumah di seluruh dunia telah pulih.

Periscope 17/05/2019 08:30 WIB

Jangan Panik

Investor tak menduga imbas perang dagang AS-China separah ini.

Money 16/05/2019 18:36 WIB

Di Pasar Api Masih Menyala

Pelemahan nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan berlanjut. Pelaku pasar menunggu hasil pertemuan AS - China Jum’at besok.

Business 16/05/2019 15:45 WIB

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 5-5,4%

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 berada di bawah titik tengah kisaran 5-5,4%.

Business 16/05/2019 15:04 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.