Kamis, 19 September 2019 | Jakarta, Indonesia

OnePlus 7 Pro Usung Kamera 48 MP

Siska Desi Permatasari

Kamis, 16 Mei 2019 - 13:22 WIB

OnePlus 7 Pro. Sumber: Istimewa
OnePlus 7 Pro. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Semakin ke sini, megapiksel kamera pada sebuah handset atau smartphone semakin tinggi. Termasuk ponsel keluaran OnePlus, yaitu OnePlus 7 Pro yang memiliki kamera beresolusi 48 Megapiksel.

Dilansir dari DigitalTrends, Kamis (16/5), layar dari smartphone ini hampir tidak ada bezel. Kamera depannya memang tidak dimunculkan secara langsung. Kamera depannya ditempatkan pada slider pop-up mekanis yang hanya muncul ketika penggunanya menggunakan kamera selfie.

Pop-up mekanis ini telah diuji tahan lebih dari 300.000 kali. Artinya cukup untuk menggunakannya 150 kali sehari selama lima tahun ke depan. Kamera pop-up tersebut akan otomatis masuk ke dalam jika ponsel terjatuh, sehingga aman dari kerusakan.

Lensa utama yang memiliki 48 megapiksel ini, juga dilengkapi dengan image stabilization atau OIS dan aperture f/1.6. Lensa berikutnya adalah telefoto 8 megapiksel dengan zoom optik 3x, OIS dan aperture f 2.4, dan lensa ketiga adalah lensa ultra wide-angle 16 megapiksel dengan aperture f 2.2 dan bidang pandangnya 117 derajat.

Layarnya memiliki 6.67 inci besar AMOLED beresolusi QHD + 3.120 x 1.440 dalam aspek rasio 19.5:9. Smartphone ini juga hadir dengan Night Mode 2.0, HDR10. Salah satu sistem keamanannya, pemindai sidik jari berada di bawah layar.

Di belakang bodinya, smartphone ini memiliki tiga kamera vertikal, dengan flash LED ganda dan logo OnePlus di bawahnya. OnePlus 7 Pro ini diklaim tahan air. Selain itu, speaker stereonya disetel dengan Dolby Atmos, port USB-Type C di bagian bawah ponsel. Ponsel ini juga hadir dalam tiga varian warna, Nebula Blue, Almond dan Mirror Grey.

Ponsel ini ditanamkan CPU Qualcomm Snapdragon 855, RAM 6/8/12 GB, memori internal 128/256 GB, baterai 4.000 mAh, dengan dibekali sistem operasi Android 9.0 Pie.

Harga smartphone terbaru OnePlus ini dibanderol mulai dari $669 atau sekitar Rp9,6 juta.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…