Kamis, 19 September 2019 | Jakarta, Indonesia

Microsoft Kalahkan Google

Edy Purnomo

Minggu, 16 Juni 2019 - 11:22 WIB

Microsoft kalahkan Google. Sumber: Istimewa
Microsoft kalahkan Google. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Microsoft telah melewati Google sebagai raksasa teknologi dunia dalam hal penghargaan terhadap hak pengguna internet.

Indeks Hak Digital Ranking (RDR) 2019 mengevaluasi 24 perusahaan internet, seluler, dan telekomunikasi terkuat di dunia. Evaluasi itu berdasarkan komitmen dan kebijakan mereka yang diungkapkan secara publik yang memengaruhi kebebasan berekspresi dan privasi.

Seperti dilansir World Economic Forum, Kamis (13/6/2019), Microsoft menjadi peringkat pertama di antara perusahaan ekosistem internet dan seluler (perusahaan yang memproduksi perangkat lunak dan perangkat jaringan). Posisi nomor satu itu terutama disebabkan oleh tata kelola yang kuat dan aplikasi yang konsisten atas kebijakan privasi di empat layanan yaitu Bing, Outlook.com, Skype, dan OneDrive.

Sementara itu, Google dan Verizon Media berada di tempat kedua, sedangkan Facebook bertahan di posisi keempat. Sampai digulingkan oleh Microsoft tahun ini, Google telah memegang posisi teratas sejak Indeks RDR pertama pada 2015.

Dalam peringkat perusahaan telekomunikasi, Telefónica menyusul Vodafone yang tahun lalu memimpin. Peringkat perusahaan multinasional Spanyol itu secara signifikan melebihi perusahaan lain terkait kebijakan yang mempengaruhi kebebasan berekspresi dan privasi.

Dalam indeks 2019, lebih dari setengah dari 4,3 miliar pengguna internet di dunia menggunakan platform dan layanan digital yang disediakan oleh 24 perusahaan. Namun, banyak perusahaan terkemuka gagal dalam bidang-bidang utama, termasuk menyangkut hak asasi manusia.

Di seluruh dunia, pengguna internet tidak memahami bagaimana informasi pribadi dikumpulkan, diamankan, dan digunakan. Mereka juga buta terhadap apa yang mereka bisa dan tidak bisa katakan secara online.

Kini, banyak perusahaan telah menginformasikan tentang kebijakan dan praktik terkait dengan privasi dan kebebasan berekspresi. Meski begitu, perusahaan masih harus memenuhi tanggung jawabnya untuk melindungi hak-hak pengguna.

Hanya delapan dari 24 perusahaan dalam indeks yang mencetak nilai 50% atau lebih. pengguna internet kekurangan informasi untuk memahami bagaimana aktor negara dan non-negara menggunakan kekuasaan melalui platform dan layanan digital. Perusahaan internet perlu melindungi hak asasi manusia sekaligus mempertahankan masyarakat yang terbuka dan demokratis.

“Transparansi sangat penting agar orang tahu kapan kebebasan berekspresi atau hak privasi pengguna dilanggar, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui platform dan layanan perusahaan. Apalagi mengidentifikasi siapa yang harus bertanggung jawab."

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…