Rabu, 23 Oktober 2019 | Jakarta, Indonesia

Penumpang Kereta Naik 9,2% Selama Masa Angkutan Lebaran 2019

Ria Martati

Rabu, 19 Juni 2019 - 15:22 WIB

Kereta Api Indonesia. Sumber: Istimewa
Kereta Api Indonesia. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sepanjang masa Angkutan Lebaran selama 22 hari dari 26 Mei (H1-10) hingga 16 Juni (H2+10), total penumpang yang dilayani oleh KAI mencapai 6.810.407 penumpang yang terdiri dari 3.694.170 penumpang KA Jarak Jauh dan 3.116.237 penumpang KA Lokal. Angka ini naik 9,2% dari tahun 2018 yang lalu. Pada 2018, jumlah penumpang yang dilayani KAI tercatat sebanyak 6.236.227 penumpang.

“Selain itu, KAI berhasil melampaui target volume Angkutan Lebaran 2019 sebanyak 5,6% dari target yang telah ditetapkan yaitu 6.449.172 penumpang,”ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam siaran pers, Rabu (19/6).

KAI mencatat puncak keberangkatan penumpang di periode mudik tahun ini jatuh pada H1-4 yaitu hari Sabtu (1/6) dengan volume sebanyak 293.181 penumpang. Sedangkan puncak arus balik jatuh pada H2+2 yaitu hari Sabtu (8/6) dengan volume sebanyak 402.930 penumpang. Adapun KA Logawa (Purwokerto – Jember pp) adalah KA Jarak Jauh yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dengan total penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2019 mencapai 41.331 penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang yang diangkut KA pada masa Angkutan Lebaran tahun ini terbilang signifikan, melebihi peningkatan tahun sebelumnya yaitu 6,6%. Hal ini ditunjang oleh berbagai faktor seperti:

  • Penambahan perjalanan KA Reguler dan Tambahan. Tahun ini KAI mengoperasikan 416 KA yang terdiri dari 356 KA Reguler dan 60 KA Tambahan. Jumlah ini meningkat 5,8% dari tahun 2018 yang lalu yakni 393 KA yang terdiri dari 345 KA Reguler dan 48 KA Tambahan.

 

  • Pengoperasian KA baru yang tidak ada pada Angkutan Lebaran 2018 antara lain KA Prabujaya, Joglosemarkerto, Galunggung, Pangandaran, Dolok Martimbang, Pangrango 2, dan Ciremai 2.

 

  • Penambahan armada kereta baru yang difungsikan untuk menambah atau mengganti kereta yang sudah tidak layak operasi. Sejak Juli 2018, KAI telah menambah 310 kereta dengan rincian 132 Kereta Eksekutif, 116 Kereta Ekonomi, 6 Kereta Luxury 2, serta 56 Kereta Makan dan Pembangkit.

 

  • Penambahan jumlah perjalanan mudik gratis menggunakan KA yang diselenggarakan oleh institusi pemerintahan, BUMN, dan swasta. Pelaksanaan mudik gratis ini meningkat 23,5% di mana pada 2019 jumlah penumpang sebesar 198.968 penumpang dan di 2018 adalah 160.860 penumpang. Adapun untuk mudik gratis yang diselenggarakan oleh KAI sendiri juga mengalami kenaikan. Pada tahun ini KAI menyediakan 2.500 tempat duduk untuk arus mudik dan balik Lebaran. Jumlah ini naik 64,4% dari tahun lalu yakni sebanyak 1.520 tempat duduk.


Kenaikan jumlah penumpang pada Angkutan Lebaran 2019 juga diiringi oleh peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa kereta api, baik di stasiun maupun di dalam KA. Di Stasiun Pasar Senen yang merupakan pusat kepadatan arus mudik/balik, KAI telah menambah ruang tunggu penumpang. Pada tahun 2018, Stasiun Pasar Senen hanya dapat menampung 80 tempat duduk dengan luas ruangan sekitar 950 meter persegi. Tahun ini, KAI membenahi ruang tunggu sehingga dapat menampung 700 tempat duduk dengan luas ruangan sekitar 1.700 meter persegi. Perbaikan ruang tunggu juga dilakukan di Stasiun Gambir, Cirebon, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, dan Jember.

Penambahan fasilitas lainnya yakni penyediaan area bermain anak hampir di semua stasiun besar. Selain itu, KAI juga menyediakan fasilitas coworking space di sembilan stasiun yaitu Stasiun Gambir Jakarta, Juanda Jakarta, BNI City Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Surabaya Gubeng dan Stasiun Jember.

Pada masa Angkutan Lebaran 2019 ini, tepatnya pada H-10 sampai H-1 Lebaran, KAI kembali menggelar program pembagian takjil, buka puasa, dan sahur gratis untuk pengguna jasa setianya. Sebanyak 73.700 paket takjil telah dibagikan untuk pelanggan yang sedang menunggu keberangkatan KA-nya di 21 stasiun di Jawa-Sumatera. Sementara 814.250 paket makanan buka dan sahur juga dibagikan kepada penumpang KA yang perjalanan KA-nya bertepatan dengan waktu berbuka puasa dan sahur. Program ini merupakan salah satu bentuk semangat berbagi di bulan suci yang ingin disebarkan KAI kepada pengguna setia jasa KA.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, KAI juga telah mengoperasikan kereta jenis sleeper generasi baru, Luxury 2, sejak 26 Mei lalu. Kereta ini adalah generasi penerus kereta Luxury 1 yang telah beroperasi pada 2018. Jika Luxury 1 dirangkaikan di KA Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi pp), maka Luxury 2 dirangkaikan pada rangkaian KA Argo Lawu (Gambir - Solo Balapan pp), KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan pp), KA Taksaka (Gambir-Yogyakarta pp), dan KA Gajayana (Gambir-Malang pp). Tingkat okupansi kedua kereta Luxury ini di masa Angleb 2019 pun tinggi. Tercatat tingkat okupansi kereta Luxury 1 sebesar 106,4% dengan volume 1.686 penumpang dan kereta Luxury 2 sebesar 81,9% dengan volume 4.690 penumpang.

Adapun seperti tahun sebelumnya, pada masa angkutan Lebaran 2019 KAI kembali bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan menyelenggarakan angkutan motor gratis. Tahun ini, sebanyak 19.141 unit motor telah diangkut menggunakan KA, meningkat 11,6% dari tahun lalu sebanyak 17.147 unit motor. Untuk okupansinya, sepeda motor yang dilayani Program Motis ini mencapai 105,7%, dari kuota 18.096 sepeda motor.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pengguna jasa kereta api atas kepercayaannya menggunakan KA sebagai moda transportasi pilihan untuk mudik/balik Lebaran tahun ini. Tak lupa kepada pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta anggota komunitas pecinta KA dan seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu yang telah mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2019,” pungkas Edi Sukmoro.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…

Global 24/07/2019 14:13 WIB

Huawei Siap Tambah Investasi USD436 Juta

Huawei Technologies Co Ltd  berencana untuk berinvestasi tiga miliar yuan (USD 436 juta) selama lima tahun ke depan.

Business 24/07/2019 13:40 WIB

Kemenperin Jaring Pelaku Industri Ikuti Hannover Messe 2020

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai menjaring pelaku industri untuk menjadi peserta Hannover Messe 2020.