Kamis, 14 November 2019 | Jakarta, Indonesia

Menahan Ekspansi

Edy Purnomo

Jumat, 21 Juni 2019 - 09:55 WIB

Pertumbuhan ekonomi tertahan. Ilustrasi: AReview Design
Pertumbuhan ekonomi tertahan. Ilustrasi: AReview Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - Indonesia tampaknya harus menahan ambisi untuk memacu pertumbuhan ekonominya. Terlebih lagi, konflik perdagangan antara Amerika Serikat dengan China belum menunjukkan tanda-tanda perdamaian. Kondisi ini diyakini akan menyulitkan ekonomi dunia untuk melaju.

Sebaliknya, ketegangan antara AS dan China justru akan menghambat pertumbuhan ekonomi global. Dampaknya, kinerja ekspor Indonesia terancam semakin melemah. Melihat eskalasi hubungan AS dan China belakangan ini, tak heran bila Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal melandai pada kuartal II 2019. Sebab, Indonesia tidak bisa memompa kinerja ekspor di tengah rendahnya permintaan. Belum lagi, harga sejumlah komoditas yang menjadi andalan Indonesia belum beranjak naik.

Situasi ini membuat para pelaku usaha wait and see. Mereka harus cermat sebelum memutuskan untuk membenamkan investasi atau melakukan ekspansi usaha. Bagi pengusaha, ketidakpastian ekonomi dunia sangat tidak menguntungkan. Terlebih lagi, daya beli di pasar domestik juga belum terlalu kuat walaupun masih tetap baik.

Meski begitu, daya beli dan keyakinan konsumen domestik itu belum bisa diandalkan untuk mendongkrak permintaan. Tengok saja tren investasi non-bangunan akhir-akhir ini yang belum meningkat signifikan. Lagi-lagi, pelaku usaha masih was-was melihat perlambatan ekspor Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.

Kita percaya, pemerintah dan otoritas terkait sudah memahami situasi yang dihadapi. Kita berharap mereka mampu merumuskan formula kebijakan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendasar bangsa ini.

Setiap kebijakan harus fokus untuk menyelamatkan kehidupan dan masa depan seluruh warga masyarakat. Kita berharap, otoritas berwenang menjadikan rakyat sebagai tujuan utama kebijakannya. Oleh karena itu, setiap kebijakan hendaknya benar-benar berpihak kepada rakyat, bukan hanya menguntungkan kelompok tertentu.

Selain berusaha untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, rakyat yang kurang beruntung tentu masih mengharapkan bantuan sosial berjalan lancar dalam berbagai bentuk, terutama terkait aspek pendidikan dan kesehatan. Bagaimanapun, bantuan sosial sangat penting bagi kaum lemah, khususnya kaum muda.

Dari sisi kebijakan makroprudensial, langkah Bank Indonesia yang tetap mengarahkan kebijakan akomodatif layak diapresiasi. Kita berharap sikap bank sentral itu mampu mendorong penyaluran kredit perbankan dan memperluas pembiayaan bagi perekonomian.
Kita berharap, perbankan bisa mendongkrak penyaluran kreditnya setelah Bank Indonesia menurunkan giro wajib minimum (GWM) sebesar 50 basis points (bps). Kebijakan itu bisa menjadi angin segar di tengah seretnya pertumbuhan kredit dan likuiditas perbankan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menyadari realitas perbankan belakangan ini. Oleh karena itu, OJK tak berani mematok target pertumbuhan kredit yang tinggi. Bahkan, OJK telah merevisi target penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan untuk tahun ini 1-2% dari target awal tahun. Awalnya, OJK menargetkan kredit tahun ini bisa bertumbuh 10-12%.

Lagi-lagi, konflik dagang menjadi faktor yang melandasi revisi target itu. Meski tak langsung mengenai Indonesia, perang dagang jelas mengurangi  keyakinan dunia usaha. Mereka tentu sudah berhitung  bahwa  kapasitas permintaan ekspor dari negara yang terimbas perang dagang akan berkurang. Oleh karena itu, pengusaha tidak berani untuk memproduksi banyak barang.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…