Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Menahan Ekspansi

Edy Purnomo

Jumat, 21 Juni 2019 - 09:55 WIB

Pertumbuhan ekonomi tertahan. Ilustrasi: AReview Design
Pertumbuhan ekonomi tertahan. Ilustrasi: AReview Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - Indonesia tampaknya harus menahan ambisi untuk memacu pertumbuhan ekonominya. Terlebih lagi, konflik perdagangan antara Amerika Serikat dengan China belum menunjukkan tanda-tanda perdamaian. Kondisi ini diyakini akan menyulitkan ekonomi dunia untuk melaju.

Sebaliknya, ketegangan antara AS dan China justru akan menghambat pertumbuhan ekonomi global. Dampaknya, kinerja ekspor Indonesia terancam semakin melemah. Melihat eskalasi hubungan AS dan China belakangan ini, tak heran bila Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal melandai pada kuartal II 2019. Sebab, Indonesia tidak bisa memompa kinerja ekspor di tengah rendahnya permintaan. Belum lagi, harga sejumlah komoditas yang menjadi andalan Indonesia belum beranjak naik.

Situasi ini membuat para pelaku usaha wait and see. Mereka harus cermat sebelum memutuskan untuk membenamkan investasi atau melakukan ekspansi usaha. Bagi pengusaha, ketidakpastian ekonomi dunia sangat tidak menguntungkan. Terlebih lagi, daya beli di pasar domestik juga belum terlalu kuat walaupun masih tetap baik.

Meski begitu, daya beli dan keyakinan konsumen domestik itu belum bisa diandalkan untuk mendongkrak permintaan. Tengok saja tren investasi non-bangunan akhir-akhir ini yang belum meningkat signifikan. Lagi-lagi, pelaku usaha masih was-was melihat perlambatan ekspor Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.

Kita percaya, pemerintah dan otoritas terkait sudah memahami situasi yang dihadapi. Kita berharap mereka mampu merumuskan formula kebijakan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendasar bangsa ini.

Setiap kebijakan harus fokus untuk menyelamatkan kehidupan dan masa depan seluruh warga masyarakat. Kita berharap, otoritas berwenang menjadikan rakyat sebagai tujuan utama kebijakannya. Oleh karena itu, setiap kebijakan hendaknya benar-benar berpihak kepada rakyat, bukan hanya menguntungkan kelompok tertentu.

Selain berusaha untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, rakyat yang kurang beruntung tentu masih mengharapkan bantuan sosial berjalan lancar dalam berbagai bentuk, terutama terkait aspek pendidikan dan kesehatan. Bagaimanapun, bantuan sosial sangat penting bagi kaum lemah, khususnya kaum muda.

Dari sisi kebijakan makroprudensial, langkah Bank Indonesia yang tetap mengarahkan kebijakan akomodatif layak diapresiasi. Kita berharap sikap bank sentral itu mampu mendorong penyaluran kredit perbankan dan memperluas pembiayaan bagi perekonomian.
Kita berharap, perbankan bisa mendongkrak penyaluran kreditnya setelah Bank Indonesia menurunkan giro wajib minimum (GWM) sebesar 50 basis points (bps). Kebijakan itu bisa menjadi angin segar di tengah seretnya pertumbuhan kredit dan likuiditas perbankan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menyadari realitas perbankan belakangan ini. Oleh karena itu, OJK tak berani mematok target pertumbuhan kredit yang tinggi. Bahkan, OJK telah merevisi target penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan untuk tahun ini 1-2% dari target awal tahun. Awalnya, OJK menargetkan kredit tahun ini bisa bertumbuh 10-12%.

Lagi-lagi, konflik dagang menjadi faktor yang melandasi revisi target itu. Meski tak langsung mengenai Indonesia, perang dagang jelas mengurangi  keyakinan dunia usaha. Mereka tentu sudah berhitung  bahwa  kapasitas permintaan ekspor dari negara yang terimbas perang dagang akan berkurang. Oleh karena itu, pengusaha tidak berani untuk memproduksi banyak barang.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 6 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 6 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 8 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 9 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 12 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 13 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening.