Jumat, 22 November 2019 | Jakarta, Indonesia

Bitcoin Kembali Menembus Puncak

Edy Purnomo

Senin, 24 Juni 2019 - 08:08 WIB

Ilustrasi bitcoin. Sumber: Istimewa
Ilustrasi bitcoin. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Satu koin Bitcoin pada Minggu (23/6/2019) pukul 21.06 utc, ditransaksikan pada harga Rp155,9 juta. Dalam beberapa hari terakhir, harga mata uang virtual itu sangat fluktuatif.

Harga bitcoin terus mencetak posisi tertinggi baru. Banyak ahli menunjukkan, BTC yang menembus batas psikologis USD10.000 akan memicu ketakutan. Terlebih lagi, Bitcoin dengan mudah mencapai harga tertinggi sepanjang masa.

Melihat tren tersebut, para analis memperkirakan pasar crypto akan melambat dan Bitcoin akan stabil di kisaran USD10.500 hingga USD10.700.

Seperti dikutip newsBTC, analis telah lama mencatat bahwa level pertengahan USD11.000 akan menjadi wilayah resistensi penting bagi Bitcoin untuk ditembus. Bila posisi resisten itu tertembus,  crypto bakal meroket kembali ke level tertinggi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Bitcoin sempat turun ke posisi  USD10.720 dari posisi ertinggi di bawah USD 11.000. Harga BTC baru-baru ini tampaknya telah menjelaskan level support dan perlawanan cryptocurrency saat ini, karena menghadapi resistensi yang relatif kuat di sekitar USD11.200, sebelum turun lebih rendah dan menemukan posisi support di sekitar USD10.500

Kemungkinan posisi support dan resisten itu  bertahan dalam  waktu dekat. Pedagang akan mengamati dengan seksama untuk melihat bagaimana BTC bereaksi terhadap tingkat ini. Cryptomist, seorang analis cryptocurrency populer di Twitter, berbicara tentang level-level ini dalam tweet baru-baru ini. Ia mencatat bahwa crypto saat ini sedang dalam proses membentuk kemungkinan bull flag.

Asumsinya, Bitcoin memperluas momentum ke atas dan terus naik lebih tinggi dalam waktu dekat. Bila mampu menembus kisaran USD11.000, ada kemungkinan bahwa Bitcoin akan menuju USD11.500.

Josh Rager, analis crypto populer lainnya di Twitter, percaya grafik crypto saat ini menunjukkan perpanjangan momentum ke atas.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…