Kamis, 19 September 2019 | Jakarta, Indonesia

E-scooters Merambah Jepang

Edy Purnomo

Rabu, 26 Juni 2019 - 10:29 WIB

E-scooter mulai jadi transportasi pilihan. Sumber: Istimewa
E-scooter mulai jadi transportasi pilihan. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Dalam tiga tahun terakhir, dunia banyak menyoroti tren perkembangan e-scooters. Di Amerika Serikat (AS), tren perkembangan skuter sangat membantu bisnis startup seperti Bird dan Lime mencapai status unicorn.

Seperti dikutip Nikkei Asian Review, alat angkut ringkas itu telah hadir di salah satu sudut Jepang, seperti Stasiun Urawa-misono di Saitama,  utara Tokyo. Sepuluh skuter berbaris di tempat yang menarik di luar gerbang tiket. Skuter itu bisa digunakan dengan aplikasi smartphone. Pengguna dapat meminjam helm di stasiun.

Untuk menggunakannya, pengendara menempatkan satu kaki di papan dan mengayunkan satu kaki lainnya untuk mendorongnya. Selanjutnya, skuter akan berjalan hingga 19 kilometer per jam. Skuter dikendalikan dengan akselerator di stang kanan dan rem di sebelah kiri.

E-skuter disediakan oleh Wind Mobility Japan, cabang lokal Wind Mobility berbasis di Berlin, yang beroperasi di 17 kota di Eropa. Layanan yang diluncurkan 29 Maret 2019 itu memiliki lebih dari 300 anggota terdaftar pada akhir Mei 2019. Layanan transportasi itu mematok tarif  100 yen (sekitar USD1) untuk membuka skuter dan 25 yen per menit sesudahnya. Perjalanan berlangsung rata-rata sekitar setengah jam.

Ke depan, perusahaan mempertimbangkan untuk memberikan opsi kepada pengendara membayar per jam atau sehari. Perusahaan juga akan menambah pangkalan skuter di stasiun kereta api lain dan pusat kota. Konsultan manajemen McKinsey & Company memperkirakan bahwa pasar yang mencakup e-skuter, layanan berbagi-sepeda dan sejenisnya - di AS, Eropa, dan China dapat mencapai total USD00 miliar.

Namun e-skuter telah menjadi kontroversi di sejumlah negeri. Alasannya, pengemudi sembrono dan alat itu dibiarkan di trotoar. Hal itu menyebabkan kecelakaan dan membuat marah penduduk setempat. Jerman dan Prancis memberlakukan peraturan yang lebih ketat tentang skuter listrik dan melarang kendaraan itu di trotoar. Beberapa kota di AS telah melarang skuter elektronik atau memberlakukan moratorium atas penggunaannya.

Layanan Wind di Jepang dilaporkan telah menghindari masalah seperti itu demi memninimalkan kecelakaan atau keluhan penduduk.
Wind berharap bisa bermitra dengan operator kereta api, meski awalnya agak sulit. Akhirnya, Saitama Railway mendukung kehadiran skuter.

Saitama Railway sudah menyiapkan  kemitraan semacam itu. Perusahaan ini secara aktif mencari bentuk-bentuk transportasi baru di sepanjang jalur kereta ke Tokyo. Mereka juga bekerja sama dengan pemerintah kota dan departemen kepolisian dalam pengujian bus listrik.

Skuter di Urawa-misono diperlakukan sebagai sepeda bermotor di bawah undang-undang lalu lintas Jepang, berdasarkan pemberitahuan 2002 dari Badan Kepolisian Nasional. Artinya, skuter harus dilengkapi dengan plat nomor dan kaca spion samping dan memerlukan SIM untuk beroperasi. Mereka juga harus didorong di jalan bersama mobil. Hal yang sama berlaku untuk segala bentuk transportasi dengan baterai, termasuk opsi mikromobilitas lain seperti unicycles.  

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…