Rabu, 23 Oktober 2019 | Jakarta, Indonesia

Kewajiban Investasi Indonesia Meningkat

Edy Purnomo

Jumat, 28 Juni 2019 - 16:05 WIB

Bank Indonesia
Bank Indonesia
A A A

Majalahreviewweekly.com - Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada akhir triwulan I 2019 mencatat kewajiban neto yang meningkat. Pada akhir triwulan I 2019, PII Indonesia mencatat kewajiban neto sebesar USD331,2 miliar (31,5% terhadap PDB), meningkat dibandingkan dengan posisi kewajiban neto pada akhir triwulan IV 2018 yang tercatat USD318,6 miliar (30,6% terhadap PDB). 

Bank Indonesia menjelaskan, peningkatan kewajiban neto itu didorong oleh kenaikan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN). "Peningkatan kewajiban neto PII Indonesia disebabkan oleh kenaikan posisi KFLN yang lebih besar dari peningkatan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN)," tulis laporan Bank Indonesia, Jumat (28/6/2019).

Posisi KFLN Indonesia yang meningkat terutama didorong oleh besarnya aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio dan investasi langsung. Hal tersebut mencerminkan kepercayaan investor yang tinggi terhadap prospek perekonomian domestik. 

Selain itu, berkurangnya risiko ketidakpastian di pasar keuangan global turut menjadi faktor pendorong aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio dan investasi langsung. Pada akhir triwulan I 2019, posisi KFLN naik 3,5% (qtq) atau sebesar 23,3 miliar dolar AS menjadi USD689,0 miliar. 

Posisi KFLN yang meningkat dipengaruhi oleh faktor revaluasi positif atas nilai instrumen finansial domestik sejalan dengan peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Faktor lainnya adalah pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang berdampak pada peningkatan nilai instrumen investasi berdenominasi rupiah.

Menurut BI, peningkatan posisi AFLN Indonesia terutama didorong oleh meningkatnya posisi aset investasi lainnya dan cadangan devisa. Posisi AFLN pada akhir triwulan I 2019 tercatat naik 3,1% (qtq) atau sebesar USD10,6 miliar menjadi USD357,8 miliar.

Peningkatan  posisi AFLN didukung oleh kenaikan rerata indeks saham negara-negara penempatan AFLN.  Faktor lainnya adalah pelemahan dolar AS terhadap beberapa mata uang utama penempatan cadangan devisa.

Bank Indonesia memandang perkembangan PII Indonesia pada triwulan I 2019 masih tetap sehat. Hal ini tercermin dari struktur kewajiban neto PII Indonesia yang masih didominasi oleh instrumen berjangka panjang. 

Meski demikian, Bank Indonesia akan tetap mewaspadai risiko kewajiban neto PII terhadap perekonomian. Ke depan, Bank Indonesia meyakini kinerja PII Indonesia akan semakin baik. Hal itu sejalan dengan stabilitas perekonomian yang terjaga dan pemulihan ekonomi Indonesia yang berlanjut. Kondisi itu didukung oleh konsistensi dan sinergi bauran kebijakan moneter, kebijakan pendalaman pasar keuangan, kebijakan fiskal, dan reformasi struktural.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…

Global 24/07/2019 14:13 WIB

Huawei Siap Tambah Investasi USD436 Juta

Huawei Technologies Co Ltd  berencana untuk berinvestasi tiga miliar yuan (USD 436 juta) selama lima tahun ke depan.

Business 24/07/2019 13:40 WIB

Kemenperin Jaring Pelaku Industri Ikuti Hannover Messe 2020

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai menjaring pelaku industri untuk menjadi peserta Hannover Messe 2020.