Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Indonesia dan Jepang Bahas GR-IJEPA

Edy Purnomo

Jumat, 28 Juni 2019 - 17:20 WIB

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Ilustrasi oleh AReview Design
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Ilustrasi oleh AReview Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita bersama Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hiroshige Seko.

Pertemuan membahas penyelesaian General Review Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (GR-IJEPA) dan perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Pertemuan itu berlangsung di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, pada hari Kamis (27/9).

“Saya dan Menteri Seko dalam bulan ini telah tiga kali bertemu. Ini karena Indonesia dan Jepang adalah mitra penting dengan berbagai agenda bersama di bidang perdagangan, termasuk isu bilateral GR-IJEPA dan RCEP,” kata Mendag dalam siaran persnya, Jumat (28/6/2019).

Mendag menegaskan, Indonesia dapat memperoleh keuntungan secara ekonomi dari GR-IJEPA dan RCEP melalui pemanfaatan akses pasar barang dan jasa yang lebih terbuka serta masuknya investasi dan kerja sama dalam meningkatkan kemampuan dan kapasitas.

“Melihat besarnya potensi tersebut, saat ini kedua pihak berusaha dengan segala upaya untuk mencapai  kesepakatan akhir,” lanjutnya.

Pada pertemuan ini, kedua Menteri sepakat bekerja keras agar perundingan multiregional RCEP dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2019. “Saya dan Menteri Seko sepakat bahwa penyelesaian RCEP sangat penting dan akan memberikan dorongan kerja sama dagang di tengah tensi dagang yang dialami dunia akhir-akhir ini,” ujar Mendag.

Pertemuan bilateral ini juga membahas isu sektoral, seperti implementasi kerja sama New Manufacturing Industry Development Center (New MIDEC), pengembangan industri otomotif, dan kebijakan Indonesia terkait Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Framework Document on New MIDEC di bawah kerangka IJEPA antara Menperin dan Menteri Seko. Framework Document on New MIDEC merupakan program yang dapat mendukung program industri 4.0.

Hal ini mengingat cakupannya yang cukup komprehensif, yaitu meliputi sektor otomotif, elektronik, tekstil, serta makanan dan minuman dengan program lintas sektoral yang meliputi pengerjaan, pencetakan, dan pengelasan logam, pengembangan UKM, promosi ekspor dan impor, serta industri hijau dan industri 4.0.

“Indonesia menyambut baik penandatanganan kerangka kerja sama New MIDEC yang diinisiasi di bawah IJEPA. New MIDEC akan menjadi program peningkatan kerja sama sektor industri berkelanjutan dengan Jepang. Hal ini selaras dengan kebijakan industri 4.0 yang tengah digagas pemerintah. Kerja sama ini juga menjadi modal untuk tumbuh bersama demi masa depan kedua negara."

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 14 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening. 

Business 20/07/2019 10:03 WIB

Compal Group Siap Investasi di Indonesia

Compal Group siap menggelontorkan dananya di Indonesia. Produsen elektronik yang akan masuk ke Indonesia itu  adalah salah satu produsen produk Apple seperti iPad dan iWatch.

Business 20/07/2019 09:27 WIB

Indonesia-China Bahas Hambatan Perdagangan

Indonesia dan China membahas hambatan perdagangan kedua negara. Pemerintah Indonesia mengharapkan China agar memberi kemudahan atas ekspor sarang burung walet, buah-buahan tropis seperti nanas, buah…

Money 19/07/2019 19:42 WIB

Ditopang Isu Penurunan Bunga The Fed

Rupiah dan indeks menguat setelah Presiden The Fed New York menyatakan bank sentral AS akan mengkas bunganya 25 bps. Penguatan ini akan berlanjut pekan depan.

Business 19/07/2019 18:35 WIB

Kepatuhan Aturan ULN Meningkat

Tingkat kepatuhan korporasi terhadap pemenuhan kegiatan penerapan prinsip kehati-hatian (KPPK) terus meningkat.

Money 19/07/2019 16:04 WIB

Lampung Jadi Salah Satu Penopang Bisnis Akseleran

Tahun ini fintech P2P Akseleran menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp1 triliun kepada 2.000 pinjaman dan meraih sekitar 200 ribu lender dari Aceh hingga Papua