Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Baristand Bantu IKM Sruput Wangi

Edy Purnomo

Minggu, 30 Juni 2019 - 11:00 WIB

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara. Sumber: Istimewa
Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Baristand Industri Samarinda membantu IKM Sruput Wangi agar berdaya saing. Untuk itu, unit kerja di bawah Badan Peneliti dan Pengembangan Industri (BPPI) itu memberikan layanan konsultansi, pembimbingan, dan pendampingan langsung yang melibatkan peneliti dan perekayasa.

"Bantuan itu untuk mendorong peningkatan daya saing IKM produsen teh sereh dengan dukungan teknologi dan pembinaan lainnya,” kata Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara di Jakarta, Sabtu (29/6/2019).

Berdasarkan hasil diagnosa, Baristand telah membantu perbaikan alat proses produksi (alat penyangrai serai), penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan penataan tata letak (layout) produksi. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan IKM Sruput Wangi dalam pemanfaatan teknologi peralatan, peningkatan produktivitas dan perbaikan tata letak pabrik.

Dengan menggunakan peralatan hasil rekayasa Baristand Industri Samarinda, IKM itu dapat meningkatkan produksi rata-rata 60% sekali proses. Pada awalnya, alat yang digunakan terbuat dari material yang tidak direkomendasikan untuk pangan dengan kapasitas hanya maksimal 12 kg/sekali proses. Demikian pula dengan penataan ruang kerja dan peralatan proses (layout) pabrik yang telah dilakukan.

“Selain telah mengefektifkan waktu proses, penataan dengan pendekatan sistem manajemen keamanan pangan (HACCP) sangat membantu IKM Sruput Wangi untuk pemenuhan persyaratan izin edar oleh BPOM,” imbuh Ngakan.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 13 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening. 

Business 20/07/2019 10:03 WIB

Compal Group Siap Investasi di Indonesia

Compal Group siap menggelontorkan dananya di Indonesia. Produsen elektronik yang akan masuk ke Indonesia itu  adalah salah satu produsen produk Apple seperti iPad dan iWatch.

Business 20/07/2019 09:27 WIB

Indonesia-China Bahas Hambatan Perdagangan

Indonesia dan China membahas hambatan perdagangan kedua negara. Pemerintah Indonesia mengharapkan China agar memberi kemudahan atas ekspor sarang burung walet, buah-buahan tropis seperti nanas, buah…

Money 19/07/2019 19:42 WIB

Ditopang Isu Penurunan Bunga The Fed

Rupiah dan indeks menguat setelah Presiden The Fed New York menyatakan bank sentral AS akan mengkas bunganya 25 bps. Penguatan ini akan berlanjut pekan depan.

Business 19/07/2019 18:35 WIB

Kepatuhan Aturan ULN Meningkat

Tingkat kepatuhan korporasi terhadap pemenuhan kegiatan penerapan prinsip kehati-hatian (KPPK) terus meningkat.

Money 19/07/2019 16:04 WIB

Lampung Jadi Salah Satu Penopang Bisnis Akseleran

Tahun ini fintech P2P Akseleran menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp1 triliun kepada 2.000 pinjaman dan meraih sekitar 200 ribu lender dari Aceh hingga Papua