Kamis, 19 September 2019 | Jakarta, Indonesia

Ekonomi DIY Semakin Solid

Edy Purnomo

Senin, 01 Juli 2019 - 11:17 WIB

Keraton Yogyakarta. Ilustrasi oleh AReview Design
Keraton Yogyakarta. Ilustrasi oleh AReview Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan kinerja perekonomian yang semakin solid. Pada triwulan I 2019, provinsi ini tumbuh sebesar 7,50% (yoy). Bank Indonesia (BI) melaporkan, pertumbuhan ekonomi DIY lebih tinggi dibanding triwulan IV 2018 sebesar 7,39% (yoy) maupun periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh 5,41% (yoy). Tren itu tidak terlepas dari akselerasi pembangunan infrastruktur melalui sisi investasi yang tumbuh meningkat.

Seluruh komponen konsumsi turut memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian DIY. Konsumsi RT meningkat didorong kenaikan belanja untuk persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri, antara lain untuk belanja pakaian, serta pengeluaran biaya transportasi dan komunikasi. Terjaganya konsumsi RT sepanjang Triwulan I 2019 didukung oleh inflasi yang rendah dan stabil. 

Secara umum, tekanan inflasi pada triwulan laporan cenderung menurun. Hal ini seiring dengan mulai stabilnya permintaan pada komoditas pangan dan transportasi. 

Dari sisi lapangan usaha (LU), LU konstruksi memberikan andil (yoy) terbesar bagi pertumbuhan ekonomi DIY. Selanjutnya diikuti oleh informasi dan komunikasi, industri pengolahan serta penyediaan akomodasi dan makan minum. 

Akselerasi kinerja konstruksi merefleksikan percepatan pembangunan infrastruktur. Proyek itu antara lain percepatan penyelesaian bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), pembangunan underpass di Kentungan dan Daendels, serta pembangunan sarana, prasarana dan fasilitas umum pendukung bandara lainnya. 

Sementara itu, industri pengolahan mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya. Hal itu didorong peningkatan produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan pada high season liburan Hari Raya Idul Fitri. Peningkatan terjadi terutama pada subsektor yang berkaitan langsung dengan wisatawan, yaitu industri makanan dan minuman maupun industri tekstil dan pakaian jadi.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…

Global 24/07/2019 14:13 WIB

Huawei Siap Tambah Investasi USD436 Juta

Huawei Technologies Co Ltd  berencana untuk berinvestasi tiga miliar yuan (USD 436 juta) selama lima tahun ke depan.

Business 24/07/2019 13:40 WIB

Kemenperin Jaring Pelaku Industri Ikuti Hannover Messe 2020

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai menjaring pelaku industri untuk menjadi peserta Hannover Messe 2020.