Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Facebook Kembali Normal

Edy Purnomo

Jumat, 05 Juli 2019 - 08:00 WIB

Logo Facebook. Sumber: Istimewa
Logo Facebook. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Facebook Inc (FB.O) telah menyelesaikan masalah aplikasi dan platform media sosialnya. Pada Rabu (3/7/2019), para pengguna media sosial itu tidak bisa mengunggah atau mengirim file melalui media sosial itu.

Saat itu, banyak pengguna secara global tidak dapat mengirim dan menerima gambar, video dan file lain tentang platform media sosialnya termasuk WhatsApp dan Instagram. Perusahaan media sosial itu mengatakan sedang berupaya untuk memperbaiki masalah tersebut.

"Selama masa operasi pemeliharaan rutin, kami memicu masalah yang menyulitkan beberapa orang untuk mengunggah atau mengirim foto dan video,” kata Facebook seperti dikutip Reuters, Kamis (4/7/2019).

Facebook, yang meraup puluhan juta dolar dari pendapatan iklan setiap hari, menolak berkomentar ketika ditanya apakah langkah itu mampu mengembalikan bisnisnya. Dalam insiden serupa Maret 2019, perusahaan itu mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengembalikan uang pengiklan karena kehilangan paparan.

"Gangguan tampaknya terkait dengan infrastruktur internal atau masalah aplikasi," kata ThousandEyes, sebuah perusahaan yang memonitor lalu lintas internet secara global.

Pemadaman sebagian itu membuat frustrasi para pengguna jaringan sosial terbesar di dunia, dengan banyak yang mengadu ke Twitter (TWTR.N). Lebih dari 14.000 pengguna melaporkan masalah dengan Instagram,sedangkan lebih dari 7.500 dan 1.600 pengguna mengeluh tentang Facebook dan WhatsApp, menurut situs pelacakan Downdetector.com.

Peta pemadaman langsung detektor menunjukkan masalah tersebut sebagian besar di Eropa dan Amerika Serikat.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 6 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 7 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 9 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 10 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 13 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 14 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening.