Kamis, 19 September 2019 | Jakarta, Indonesia

Mitsubishi Investasi ke Go-Jek

Edy Purnomo

Selasa, 09 Juli 2019 - 08:46 WIB

Dahlan RP
Dahlan RP
A A A

Majalahreviewweekly.com - Go-Jek, Senin (8/7/2019), mengumumkan, perusahaan rintisan itu menerima investasi dari tiga perusahaan di bawah grup Mitsubishi Jepang. Suntikan dana itu akan menjadi amunisi dalam pertempuran dengan Grab yang berbasis di Singapura untuk mendominasi di pasar Asia Tenggara.

Nikkei Asian Review melaporkan, harga saham-saham perusahaan sejenis di AS, Uber Technologies dan Lyft, mungkin telah jatuh saat pencatatan saham baru-baru ini. Meski begitu, Asia Tenggara masih tetap merupakan investasi yang menarik bagi perusahaan-perusahaan global. Sebab, mereka bertujuan untuk memasuki ekonomi berbasis web yang tumbuh di kawasan itu.

Mitsubishi Motors, Mitsubishi Corp, dan Mitsubishi UFJ Lease & Finance semuanya telah mengambil bagian dalam startup Indonesia. Namun, mereka tidak mengungkapkan nilainya.

Pada Februari 2019, Mitsubishi Corp telah berinvestasi di Go-Jek. Perusahaan itu berinvestasi bersama dengan pemegang saham yang ada Google, Tencent Holdings dan JD.com. Investasi itu mendorong nilai Go-Jek mendekati USD10 miliar.

Merek Mitsubishi Motors dan Mitsubishi Corp  ukup kuat di Asia Tenggara. Di sisi lain, Go-Jjmek memiliki apotensi bisnis yang unik dan beragam. "Kami memperkirakan penciptaan sinergi dan inovasi besar yang akan mendorong pertumbuhan ketiganya, "kata Ketua Mitsubishi Motors Osamu Masuko.

Dia melihat cepatnya penyebaran  layanan mobilitas baru. Hal itu menjadi  peluang untuk memasuki pasar yang akan berkontribusi pada pertumbuhan Asia Tenggara. Debut Uber dan Lyft di bursa saham  pada Maret 2019 dan Mei 2019 tidak menggembirakan. Meski begitu, investor tampaknya percaya Go-Jek dan Grab dapat melawan tren.

Keduanya dengan cepat berevolusi menjadi aplikasi super yang menawarkan berbagai layanan di platform mereka. Hal itu memberi mereka  pendapatan lebih banyak.

Mereka juga berada di posisi yang tepat untuk menangkap ekonomi internet Asia Tenggara yang tumbuh cepat. Pada 2025, bisnis internet di kawasan ini ditaksir bakal mencapai USD 240 miliar, melonjak dibanding 2018 sekitar USD72 miliar.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…

Global 24/07/2019 14:13 WIB

Huawei Siap Tambah Investasi USD436 Juta

Huawei Technologies Co Ltd  berencana untuk berinvestasi tiga miliar yuan (USD 436 juta) selama lima tahun ke depan.

Business 24/07/2019 13:40 WIB

Kemenperin Jaring Pelaku Industri Ikuti Hannover Messe 2020

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai menjaring pelaku industri untuk menjadi peserta Hannover Messe 2020.