Kamis, 14 November 2019 | Jakarta, Indonesia

Penjualan Pesawat Boeing Turun 37%

Edy Purnomo

Kamis, 11 Juli 2019 - 08:40 WIB

Gedung Boeing. Sumber: Istimewa
Gedung Boeing. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Pabrikan pesawat Amerika Serikat, Boeing, melaporkan, pengiriman pesawat selama paruh pertama tahun ini mengalami penurunan 37% karena terdampak peristiwa kecelakaan pesawat jet 737 MAX.

Selama Januari-Juni 2019, produsen pesawat itu hanya memasok 239 pesawat, jauh di bawah periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak  378 jet.

Pada triwulan kedua 2019, Boeing hanya mengirimkan 94 pesawat atau turun 54% dibandingkan periode yang sama 2018.
Melihat kinerja tersebut, para analis memperkirakan perusahaan pembuat pesawat dari AS itu akan tertinggal dari pesaingnya, Airbus.

Pada Selasa (9/7/2019), Airbus  melaporkan telah mengirimkan 389 pesawat selama enam bulan pertama tahun ini, naik 28% dari periode yang sama 2018.

Sejak kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air dan maskapai Ethiopia yang  menewaskan 346 orang, pesanan terhadap pesawat besutan Boeing menurun drastis. Sebaliknya, pesawat buatan Airbus mencuri perhatian perusahaan maskapai dunia.

Pada  Senin (8/7/2019, maskapai penerbangan Arab Saudi, Flyadeal, membatalkan pesanan 50 jet Boeing 737 Max senilai hingga USD 5,9 miliar dan membuat kesepakatan baru dengan Airbus.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…