Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Penjualan Pesawat Boeing Turun 37%

Edy Purnomo

Kamis, 11 Juli 2019 - 08:40 WIB

Gedung Boeing. Sumber: Istimewa
Gedung Boeing. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Pabrikan pesawat Amerika Serikat, Boeing, melaporkan, pengiriman pesawat selama paruh pertama tahun ini mengalami penurunan 37% karena terdampak peristiwa kecelakaan pesawat jet 737 MAX.

Selama Januari-Juni 2019, produsen pesawat itu hanya memasok 239 pesawat, jauh di bawah periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak  378 jet.

Pada triwulan kedua 2019, Boeing hanya mengirimkan 94 pesawat atau turun 54% dibandingkan periode yang sama 2018.
Melihat kinerja tersebut, para analis memperkirakan perusahaan pembuat pesawat dari AS itu akan tertinggal dari pesaingnya, Airbus.

Pada Selasa (9/7/2019), Airbus  melaporkan telah mengirimkan 389 pesawat selama enam bulan pertama tahun ini, naik 28% dari periode yang sama 2018.

Sejak kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air dan maskapai Ethiopia yang  menewaskan 346 orang, pesanan terhadap pesawat besutan Boeing menurun drastis. Sebaliknya, pesawat buatan Airbus mencuri perhatian perusahaan maskapai dunia.

Pada  Senin (8/7/2019, maskapai penerbangan Arab Saudi, Flyadeal, membatalkan pesanan 50 jet Boeing 737 Max senilai hingga USD 5,9 miliar dan membuat kesepakatan baru dengan Airbus.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 6 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 7 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 9 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 10 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 13 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 14 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening.