Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

The Fed Isyaratkan Pangkas Suku Bunga

Edy Purnomo

Kamis, 11 Juli 2019 - 09:37 WIB

Gedung The Fed (Foto: Riset)
Gedung The Fed (Foto: Riset)
A A A

Majalahreviewweekly.com - Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, mengisyaratkan siap untuk menurunkan suku bunga. Langkah itu sebagai respons atas pelemahan ekonomi global dan meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China.

Isyarat itu disampaikan Gubernur The Fed  Jerome Powell di depan Kongres AS, Rabu (10/7/2019). Sejak pertemuan pejabat The Fed pada Juni 2019, menurut Powell, ketidakpastian seputar ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global terus membebani prospek ekonomi AS. Sementara itu, inflasi telah turun melebihi target Fed.

Sebelumnya, para investor meyakini bank sentral AS akan memangkas suku bunga bulan ini. Saat ini, suku bunga acuan The Fed berada pada kisaran 2,25% hingga 2,5%.

Tahun lalu, The Fed empat kali menaikkan suku bunga. Keputusan itu mendapat kritikan tajam dari Presiden AS Donald Trump. Bahkan, Trump menyebut kebijakan bank sentral itu menjadi ancaman terbesarnya untuk mencalonkan diri kembali sebagai pemimpin AS.

Trump berpendapat bahwa bank sentral melakukan kesalahan besar dengan memperketat kredit terlalu banyak tahun lalu. Dia meminta The Fed untuk memangkas suku bunga. Alasannya, kenaikan suku bunga tahun lalu telah merusak pertumbuhan ekonomi dan menekan pasar saham.

Dalam kesaksiannya di depan Kongres, Powell tidak menyebutkan kritik presiden. Sebaliknya, dia berterima kasih kepada Kongres yang memberikan kemerdekaan kepada bank sentral untuk beroperasi.

Dalam kesaksiannya, seperti dikutip AP, Powell mengatakan kinerja ekonomi selama paruh pertama tahun ini cukup baik. Namun dia mencatat ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global, telah membebani aktivitas ekonomi dan prospeknya.

Menurut dia, pertumbuhan investasi bisnis telah melambat, kemungkinan karena kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan global dan pertempuran perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Powell menjelaskan, para pejabat bank sentral  akan bertindak sesuai kebijakan untuk mempertahankan ekspansi. Namun, ia tidak memungkiri banyak pejabat Fed yang menginginkan kebijakan moneter yang lebih longgar.

The Fed terakhir memangkas suku bunga pada 2008 saat  krisis keuangan memuncak. Beberapa pengamat Fed telah menyarankan bahwa pemotongan suku bunga saat ini akan berfungsi sebagai polis asuransi oleh bank sentral terhadap potensi penurunan ekonomi.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 6 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 6 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 8 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 9 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 12 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 13 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening.