Kamis, 14 November 2019 | Jakarta, Indonesia

The Fed Isyaratkan Pangkas Suku Bunga

Edy Purnomo

Kamis, 11 Juli 2019 - 09:37 WIB

Gedung The Fed (Foto: Riset)
Gedung The Fed (Foto: Riset)
A A A

Majalahreviewweekly.com - Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, mengisyaratkan siap untuk menurunkan suku bunga. Langkah itu sebagai respons atas pelemahan ekonomi global dan meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China.

Isyarat itu disampaikan Gubernur The Fed  Jerome Powell di depan Kongres AS, Rabu (10/7/2019). Sejak pertemuan pejabat The Fed pada Juni 2019, menurut Powell, ketidakpastian seputar ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global terus membebani prospek ekonomi AS. Sementara itu, inflasi telah turun melebihi target Fed.

Sebelumnya, para investor meyakini bank sentral AS akan memangkas suku bunga bulan ini. Saat ini, suku bunga acuan The Fed berada pada kisaran 2,25% hingga 2,5%.

Tahun lalu, The Fed empat kali menaikkan suku bunga. Keputusan itu mendapat kritikan tajam dari Presiden AS Donald Trump. Bahkan, Trump menyebut kebijakan bank sentral itu menjadi ancaman terbesarnya untuk mencalonkan diri kembali sebagai pemimpin AS.

Trump berpendapat bahwa bank sentral melakukan kesalahan besar dengan memperketat kredit terlalu banyak tahun lalu. Dia meminta The Fed untuk memangkas suku bunga. Alasannya, kenaikan suku bunga tahun lalu telah merusak pertumbuhan ekonomi dan menekan pasar saham.

Dalam kesaksiannya di depan Kongres, Powell tidak menyebutkan kritik presiden. Sebaliknya, dia berterima kasih kepada Kongres yang memberikan kemerdekaan kepada bank sentral untuk beroperasi.

Dalam kesaksiannya, seperti dikutip AP, Powell mengatakan kinerja ekonomi selama paruh pertama tahun ini cukup baik. Namun dia mencatat ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global, telah membebani aktivitas ekonomi dan prospeknya.

Menurut dia, pertumbuhan investasi bisnis telah melambat, kemungkinan karena kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan global dan pertempuran perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Powell menjelaskan, para pejabat bank sentral  akan bertindak sesuai kebijakan untuk mempertahankan ekspansi. Namun, ia tidak memungkiri banyak pejabat Fed yang menginginkan kebijakan moneter yang lebih longgar.

The Fed terakhir memangkas suku bunga pada 2008 saat  krisis keuangan memuncak. Beberapa pengamat Fed telah menyarankan bahwa pemotongan suku bunga saat ini akan berfungsi sebagai polis asuransi oleh bank sentral terhadap potensi penurunan ekonomi.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…