Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

China Tak Akan Keluarkan Program Stimulus Raksasa

Ria Martati

Kamis, 11 Juli 2019 - 11:27 WIB

Bendera Republik Rakyat Tiongkok. Sumber: Istimewa
Bendera Republik Rakyat Tiongkok. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Melemahnya ekonomi China karena perang dagang tidak akan mendorong Pemerintah China untuk mengeluarkan program stimulus raksasa seperti ketika diterpa krisis keuangan global 2008. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu peneliti pemerintah.

Liu Shangxi kepala Akademisi Ilmu Fiskal China, lembaga tersebut berada di bawah Kementerian Keuangan dan bertugas memberi nasihat kepada Beijing tentang kebijakan fiskal, mengatakan Beijing akan bergantung pada pengurangan pajak dan reformasi manajemen anggaran. Pasalnya, paket 2008 membantu mengarah pada inefisiensi dan kelebihan kapasitas di sektor manufaktur.

"Kami tidak akan memperkenalkan program stimulus ekonomi raksasa lain untuk masalah yang kami hadapi sekarang - konsumen meminta barang yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih baik tetapi tidak dapat menemukannya di pasar - ini berbeda dengan masalah pada 2008," kata Liu dilansir dari SCMP, Kamis (11/7).

"Meskipun program stimulus adalah suatu keharusan di tahun 2008, kita harus mengakui bahwa itu menyebabkan kelebihan kapasitas dan barang-barang berkualitas rendah," kata Liu, dalam komentar publik pertama dari penasihat pemerintah China terkemuka pada strategi mitigasi perang perdagangan China sejak AS dan China mencapai gencatan senjata tarif di Osaka, Jepang pada akhir Juni.

Seperti diketahui, China telah memangkas tarif pajak pertambahan nilai untuk pabrik dari 16% menjadi 13% pada April dan tarif untuk perusahaan transportasi dan konstruksi dari 10% menjadi 9%, untuk mengurangi beban pajak bisnis, meningkatkan distribusi pendapatan dan mendukung pekerjaan.

Pemotongan ini diperkirakan bernilai 2 triliun yuan (USD 290,55 miliar) untuk ekonomi Tiongkok. Ini mengikuti pemotongan pajak pribadi yang diumumkan pada Oktober tahun lalu, yang diperkirakan oleh bank Jepang Nomura akan meningkatkan konsumsi domestik sebesar 81 miliar yuan (USD 11,77 miliar).

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 6 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 6 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 9 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 9 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 13 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 13 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening.