Kamis, 22 Agustus 2019 | Jakarta, Indonesia

Ekonomi Singapura Alami Kontraksi Akibat Perang Dagang

Ria Martati

Jumat, 12 Juli 2019 - 17:20 WIB

Singapura. Sumber: Istimewa
Singapura. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Ekonomi Singapura tumbuh melambat pada kuartal II 2019 dan merupakan tingkat pertumbuhan paling rendah dalam satu dekade terakhir. Menurut perkiraan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura, pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua 2019 hanya 0,1% year on year, jauh di bawah perkiraan 1,1% dalam jejak pendapat Reuters.

Pertumbuhan pada kuartal kedua 2019 ini merupakan pertumbuhan paling lambat sejak kuartal kedua 2009 ketika turun 1,2%. Kementerian perdagangan dan Industri juga mengatakan ekonomi menyusut 3,4% berdasarkan penyesuaian musiman dan tahunan. Ini merupakan kontraksi terbesar dalam hampir tujuh tahun dibandingkan dengan perkiraan jajak pendapat pertumbuhan 0,1% dan ekspansi 3,8% Januari-Maret.

Dilansir dari The Strait Times, Menteri Keuangan Singapura Heng Swee Keat mengatakan pertumbuhan ekonomi Singapura yang diperkirakan mengalami kontraksi tersebut merupakan cerminan dari kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian khususnya karena dampak perang dagang Amerika Serikat dan China.

Meski demikian Mr. Heng meyakini Singapura cukup siap untuk menghadapi siklus ekonomi yang akan dilaluinya dan harus terus fokus pada jangka menengah dan panjang, bahkan ketika menangani tantangan jangka pendek dan membantu mereka yang terkena dampak.

"Pemerintah sedang memantau situasi dengan seksama, dan bekerja dengan pengusaha dan serikat pekerja untuk mempersiapkan semua skenario," tambahnya.

Sementara itu, Selena Ling Kepala Departemen Keuangan dan Strategi OCBC Bank mengatakan pada Reuters, hal ini sangat berbahaya.

"Ini sangat berbahaya ... jauh di bawah perkiraan jalan terburuk," kata Selena Ling.

Ling dan yang lainnya mengatakan hambatan utama bagi Singapura tetap pada sektor manufaktur. Pada kuartal kedua, manufaktur mengalami kontraksi 3,8% dari tahun sebelumnya setelah menyusut 0,4% pada kuartal sebelumnya. Pihak berwenang Singapura sebelumnya mengatakan mereka akan meninjau pertumbuhan PDB tahun 2019 mereka sebesar 1,5% -2,5%.

 

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…