Minggu, 20 Oktober 2019 | Jakarta, Indonesia

Total Utang China Melebihi USD40 Triliun

Edy Purnomo

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:11 WIB

Mata uang RRT, Yuan. Sumber: Istimewa
Mata uang RRT, Yuan. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Pada triwulan I 2019, total utang China lebih dari USD40 triliun atau 304% dari  produk domestik bruto (PDB). Pada triwulan I 2018, rasio utang China masih di bawah 297% dari PDB.

Data Institute of International Finance menunjukkan, total utang China itu sekitar 15% dari keseluruhan utang global. Lonjakan itu terjadi setelah Pemerintah China melonggarkan batas pinjaman untuk mendorong pertumbuhan di tengah perlambatan ekonomi akibat perang dagang dengan Amerika Serikat.

China sebenarnya sudah berusaha untuk mengurangi utang dan menekan pinjaman berisiko sejak dua tahun lalu. Namun, perlambatan ekonomi memaksa negeri itu kembali melonggarkan kebijakan itu demi mendukung proyek infrastruktur yang diharapkan memacu pertumbuhan ekonomi.

Selama triwulan I 2019, Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China menyetujui 94 proyek  senilai total 471,5 miliar yuan (USD 69 miliar).  Sejak awal 2019, terjadi lonjakan kredit perbankan. Pemerintah China juga gencar menerbitkan obligasi.
Dalam enam bulan tahun ini, total pinjaman baru mencapai 9,67 triliun yuan (USD1,4 miliar), rekor tertinggi bagi bank-bank China.

Jumlah itu meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 9,3 triliun yuan. Pemerintah China juga mengizinkan penerbitan obligasi khusus pemerintah daerah untuk digunakan sebagai modal awal pembangunan infrastruktur. Kuota untuk obligasi tujuan khusus pemerintah daerah telah mencapai 2,15 triliun yuan (USD 312 miliar), naik 59%.

Sebelumnya, S&P Global Rating menyatakan, pemerintah daerah China diduga telah mengakumulasikan utang senilai 40 triliun yuan (USD 6 triliun). Sementara itu, total utang  Amerika Serikat telah meningkat sebesar USD2,9 triliun sejak kuartal pertama 2018. Lonjakan utang itu menjadikan keseluruhan utang AS meningkat ke puncak tertinggi sepanjang masa, yaitu lebih dari USD69 triliun pada kuartal pertama  2019.

Di AS, utang rumah tangga tetap menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat, naik menjadi 54% dari PDB pada kuartal pertama 2019 dari 49,7% pada periode yang sama  2018. Utang pemerintah naik menjadi 51% dari sebelumnya 47,4%, sedangkan utang sektor keuangan naik menjadi 43% dari 41,3%.

Sektor korporasi non-keuangan di AS adalah satu-satunya kelompok yang menunjukkan perlambatan pinjaman, dengan rasio utang terhadap PDB turun menjadi 155,6% dari 158,3% setahun sebelumnya.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…