Selasa, 10 Desember 2019 | Jakarta, Indonesia

Lampung Jadi Salah Satu Penopang Bisnis Akseleran

Ria Martati

Jumat, 19 Juli 2019 - 16:04 WIB

Ilustrasi peer to peer lending oleh AReview Design
Ilustrasi peer to peer lending oleh AReview Design
A A A

Majalahreviewweekly.com - PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran), salah satu fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending konsisten melebarkan sayapnya di Luar Pulau Jawa, salah satunya adalah Provinsi Lampung. Hingga akhir Juni 2019, Lampung tercatat sebagai 10 besar provinsi yang meraih nilai investasi tertinggi bagi Akseleran di seluruh Indonesia dengan raihan sebesar Rp2,2 miliar.

Rimba Laut, Senior Vice President Corporate Communication Akseleran, mengatakan pencapaian tersebut merupakan bukti dari upaya Akseleran yang tidak berhenti mengedukasi masyarakat di negeri ini khususnya Lampung mengenai P2P Lending Akseleran yang aman, mudah, dan menguntungkan. Setidaknya, kata Rimba, saat ini sudah ada jumlah pemberi dana pinjaman (lender) yang berinvestasi di Akseleran dari Lampung sebanyak hampir 500 orang.

Rimba menjelaskan, Akseleran sebagai platform P2P Lending yang sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selalu berusaha memberikan kenyamanan dan mengutamakan perlindungan data pribadi seluruh penggunanya. Jika dirincikan, jelasnya, Kota Bandar Lampung memberikan kontribusi terbesar untuk nilai investasi terhadap Provinsi Lampung dengan menembus hingga 72% atau sekitar Rp1,6 miliar.

“Untuk berinvestasi di Akseleran mulai dari Rp100 ribu dengan rata-rata imbal hasil yang diperoleh oleh masing-masing lender sebesar 18%-21% per tahun. Khusus Lampung, rata-rata nilai investasinya melalui Akseleran di kisaran Rp8 juta hingga 9 juta per lender. Ini menunjukkan bahwa masyarakat di sini semakin paham betapa aman dan menguntungkannya jika berinvestasi di Akseleran,” ujar Rimba dalam siaran pers yang diterima Jumat (19/7).

Selain peningkatan jumlah lender dan nilai investasi, dia pun menyampaikan, jumlah peminjam (borrower) dari Lampung turut terdongkrak dengan raihan ratusan borrower. Saat ini, terang Rimba, Akseleran telah menyalurkan total pinjaman di Lampung mencapai hampir sebesar Rp500 juta.

“Melalui peningkatan ini, kami menargetkan untuk Lampung dapat naik dua kali lipat di akhir 2019. Pencapaian tersebut, tentu akan menopang raihan target penyaluran pinjaman Akseleran secara nasional sebesar Rp1 triliun pada akhir tahun ini yang akan disalurkan kepada 2.000 pinjaman dan meraih sekitar 200 ribu lender dari Aceh hingga Papua,” jelasnya.

Rimba menambahkan, masyarakat yang ingin menggunakan Akseleran baik sebagai lender ataupun borrower bisa mengunduh aplikasinya dari Play Store atau App Store melalui ponsel pintar (smartphone). “Teristimewa buat masyarakat di Lampung usai mengunduh aplikasinya dan ingin menjadi lender silahkan masukkan kode promo LAMPUNG100 untuk memperoleh saldo gratis investasi sebesar 100 ribu rupiah. Namun, saldo tersebut tidak bisa langsung ditarik melainkan harus diinvestasikan terlebih dahulu baru setelah masa tenor pinjaman borrower berakhir si lender baru bisa menarik dananya. Kode promo LAMPUNG100 hanya berlaku selama periode 18 Juli hingga 25 Juli 2019,” katanya.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…