Jumat, 22 November 2019 | Jakarta, Indonesia

Huawei Harapkan Kenaikan Penjualan 30%

Ria Martati

Selasa, 23 Juli 2019 - 15:30 WIB

Ponsel Huawei. Sumber: Istimewa
Ponsel Huawei. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Huawei Technologies menargetkan akan terjadi peningkatan penjualan handset sekitar 30% tahun ini meski telah dimasukkan dalam daftar hitam oleh Amerika Serikat. Pendiri dan CEO Huawei Technologies Ren Zhengfei mengatakan tahun ini perusahaan yang memproduksi dua merek ponsel yakni Huawei dan Honor ini akan mengirimkan 270 handset secara global.

Dilansir dari South China Morning Post, Selasa (23/7) perusahaan ini mengirimkan total 206 juta handset secara global tahun lalu, mengikuti raksasa teknologi Korea Selatan Samsung Electronics dan Cupertino, California yang berbasis di Apple Inc.

Prediksi Ren datang ketika seorang peneliti memperkirakan dua merek telepon Huawei sekarang mencapai 46,1 persen dari pasar Cina pada kuartal kedua, menurut angka dari Kantar, yang mengatakan angka pangsa pasarnya didasarkan pada survei terhadap 27.000 responden di China pada baik kota besar maupun kota kurang berkembang.

Eksekutif Huawei mengatakan pada awal Juni bahwa mereka sedang mempersiapkan penurunan pengiriman smartphone secara global 40 juta hingga 60 juta tahun ini, menurut laporan Bloomberg. Sehingga setiap kenaikan pengiriman secara keseluruhan harus dibuat oleh lonjakan penjualan domestik.

Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini menargetkan peningkatan yang signifikan dalam pangsa pasar smartphone dan peralatan jaringan telekomunikasi China untuk membantu mengimbangi potensi kerugian di luar negeri karena tindakan AS.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…