Kamis, 14 November 2019 | Jakarta, Indonesia

Boris Johnson Siap Pimpin Inggris Keluar UE

Edy Purnomo

Rabu, 24 Juli 2019 - 09:55 WIB

Ilustrasi Brexit. Sumber: Istimewa
Ilustrasi Brexit. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Boris Johnson, perdana menteri terpilih Inggris, menyatakan siap untuk memimpin Inggris keluar dari Uni Eropa dengan atau tanpa kesepakatan pada akhir Oktober 2019. Setelah memenangi kepemimpinan Partai Konservatif, Selasa (23/7/2019, ia akan menggantikan Theresa May sebagai perdana menteri.

Uni Eropa menyambut Boris Johnson sebagai perdana menteri Inggris berikutnya. Namun, komisi negara-negara Eropa itu tidak memiliki rencana untuk menegosiasikan ulang paket pemisahan Inggris dari Uni Eropa yang dikeluarkan era kepemimpinan Theresa May.

Michel Barnier, kepala negosiator Brexit UE, menyatakan siap bekerja secara konstruktif dengan Johnson untuk memfasilitasi ratifikasi perjanjian penarikan Inggris dari UE.

Dalam berbagai kesempatan, Johnson menyatakan penarikan Inggris dari Uni Eropa merupakan harga mati. Ia pun memenangi ajang pemilihan secara meyakinkan. Namun, kemenangan itu mendorong perselisihan Inggris dengan Uni Eropa memuncak. Ia juga harus menghadapi  krisis konstitusi di dalam negeri, ketika anggota parlemen Inggris mengancam akan menjatuhkan pemerintah yang berusaha meninggalkan blok itu tanpa kesepakatan perceraian.

Johnson adalah figur di balik referendum Brexit 2016. Ia memenangkan 92.000 anggota Partai Konservatif, hampir dua kali lebih banyak dari saingannya, Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt. Theresa May akan meninggalkan kantornya, Rabu (23/7/2019), setelah ke Istana Buckingham untuk menemui Ratu Elizabeth, yang akan secara resmi menunjuk Johnson.

"Kami akan menyelesaikan Brexit pada 31 Oktober, dan kami akan mengambil keuntungan dari semua peluang yang akan membawa semangat baru. Kami dapat melakukannya,” kata Johnson seperti dikutip Reuters, Selasa (23/7/2019).

"Seperti raksasa yang tertidur, kita akan bangkit dan menyingkirkan tali keraguan diri dan negativitas pria."
Dalam setiap kampanye, Johnson selalu meneriakkan "Membebaskan Brexit, menyatukan negara, dan mengalahkan (pemimpin Buruh oposisi) Jeremy Corbyn - dan itulah yang akan kita lakukan".

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…