Kamis, 22 Agustus 2019 | Jakarta, Indonesia

Kemenperin Jaring Pelaku Industri Ikuti Hannover Messe 2020

Edy Purnomo

Rabu, 24 Juli 2019 - 13:40 WIB

Pameran Hannover Messe. Sumber: Istimewa
Pameran Hannover Messe. Sumber: Istimewa
A A A

Majalahreviewweekly.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai menjaring pelaku industri untuk menjadi peserta Hannover Messe 2020. Langkah itu dilakukan di beberapa kota, dimulai dari Jakarta (20-23 Mei 2019), Bandung (16 Juli 2019), Yogyakarta (17 Juli 2019), sampai ke Batam (18 Juli 2019). 

“Tujuan dari pelaksanaan roadshow ini untuk menggali animo dari pelaku industri kita sekaligus memetakan potensi keterlibatan para stakeholder terkait pada Hannover Messe 2020” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Kemenperin menargetkan, hingga Oktober 2019 sudah bisa menetapkan jumlah perusahaan yang akan mengisi paviliun Indonesia dengan luas area 2.500 meter persegi. Paviliun Indonesia di Hannover Messe 2020 bakal terbagi menjadi dua bagian, yaitu Paviliun Utama dan Paviliun Satelit yang bersifat tematik.

“Diharapkan sekitar 100 industri dalam negeri akan mengisi paviliun tersebut, dengan fasilitasi pemerintah,” kata Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional Ditjen KPAII Kemenperin, Tony T. H Sinambela.

Pada ajang tersebut, pemerintah akan memfasilitasi kepada peserta berupa lahan, booth, dan dukungan capacity building. “Para pengusaha nasional dapat langsung mengisi form online pada http://pameranln.kemenperin.go.id/hm20/. Kami akan menghubungi kembali pada kesempatan pertama untuk tindak lanjut,”papar Tony.

Tony menambahkan, pameran Hannover Messe sudah berlangsung selama 72 tahun. Dalam periode 2016-2019, telah tercatat rata-rata pengunjung sebanyak 210.000 orang. 

Hannover Messe merupakan salah satu pameran internasional terkemuka dengan catatan penyelenggaraan tahun 2019 diikuti lebih dari 6.500 exhibitors yang mewakili 73 negara, dihadiri lebih dari 215.000 pengunjung internasional dari 91 negara, dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis.

Pada Hannover Messe 2019, Swedia berkesempatan menjadi Official Partner Country. Selain itu, China (2012), Rusia (2013), Belanda (2014), India (2015), USA (2016), Polandia (2017),dan Mexico (2018) juga pernah didapuk menjadi Partner Country pada ajang tersebut.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, partisipasi sebagai negara mitra resmi Hannover Messe 2020 juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan utama investasi, mendorong kerja sama di sektor industri, dan memacu peningkatan ekspor produk industri berteknologi tinggi. 

“Hannover Messe akan menjadi showcase untuk menunjukkan kekuatan industri Indonesia kepada komunitas manufaktur global,” ujar Airlangga.

Selain itu, status sebagai negara mitra juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dengan Jerman. Kedua negara telah mempertahankan hubungan ekonomi selama bertahun-tahun. Pada tahun 2018, nilai perdagangan total antara kedua negara mencapai lebih dari USD6,6 miliar dan investasi langsung Jerman di Indonesia mencapai USD127 juta.

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…

Money 24/07/2019 17:02 WIB

Penantian Yang Masih Panjang

Modal asing diperkirakan akan terus ke luar dari BEI sampai rapat FOMC usai. Makanya, indeks dan rupiah kemungkinan baru akan menguat pekan depan.

Business 24/07/2019 15:17 WIB

Mendag Resmikan ITPC Shanghai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia pertama di China, Senin (22/7/2019).

Money 24/07/2019 14:45 WIB

Semester I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bulan Juli menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan pada semester I-2019 dalam kondisi terjaga, sejalan dengan kinerja intermediasi sektor…

Global 24/07/2019 14:13 WIB

Huawei Siap Tambah Investasi USD436 Juta

Huawei Technologies Co Ltd  berencana untuk berinvestasi tiga miliar yuan (USD 436 juta) selama lima tahun ke depan.

Business 24/07/2019 12:59 WIB

Kawasan Ekonomi Khusus Siap Dikembangkan di Jatim dan Jateng

Pemerintah sedang mengkaji lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).