Sabtu, 21 Oktober 2017

Tetaplah Waspada

Dok. Review

Tetaplah Waspada

Oleh: Bastaman - Rabu 16 Agustus 2017 | 17:44 WIB

Korea Utara memang menunda rencana menembakan rudalnya ke Guam, Amerika. Namun kabar tersebut jangan ditelan mentah-mentah.

Ini kelaziman yang biasa terjadi  menjelang rilis risalah rapat The Fed (Fed Minutes). Makanya, jangan heran bila hari ini (Rabu, 16/8) dolar sedikit menguat terhadap rupiah. Soalnya, Kamis dini hari nanti risalah rapat The Fed bulan Juli akan diumumkan. Nah, karena para pemain tahu bahwa itu hanya gejala sesaat, pelemahan itu tak telalu signifikan.

Seperti kita saksikan, hari ini rupiah melemah ke level Rp 13.377 per dolar atau turun 0,12% dibandingkan dengan posisi Selasa kemarin. Sejumlah analis pun sepakat, ke depan, mata uang RI ini kemungkinan masih akan mendapat tekanan. Apalagi, ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea belum benar-benar reda. “Sementara dari dalam negeri tidak ada data-data yang mampu menopang rupiah,” ujar David Sumual, Ekonom Bank BCA.

Betul, Kim Jong Un, pimpinan Korea Utara, dikabarkan telah menunda keputusan untuk menembakkan rudalnya ke Guam Amerika. Tetapi, berita tersebut tidak bisa ditelan begitu saja. Itulah sebabnya, beberapa hari ke depan pelaku pasar tampaknya masih akan bersikap wait and see. Apalagi, ketegangan di Semenanjung Korea bukanlah satu-satunya yang bisa menggoyang rupiah.

David dan rekan-rekannya sepakat, hingga satu pekan ke depan pergerakan rupiah tak akan jauh-jauh dari level Rp 13.330 - Rp 13.390 per dolar. Sementara Nizar Hilmy, analis SoeGee Futures, memperkirakan rupiah berpotensi melemah dan akan bergerak di kisaran Rp 13.350 - Rp 13.380.

Komentar

Artikel Lainnya
Selasa 30 Agustus 2016 | 17:50 WIB
Ketika Pasar Membingungkan

Pasar masih menduga-duga rencana kenaikan suku bunga The Fed. Anehnya, investor asing justru masih masuk ke BEI.

Kamis 24 Agustus 2017 | 14:00 WIB
BTN Bank Terbaik Indonesia 2017

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Perbankan Indonesia VI 2017.

Senin 07 Maret 2016 | 21:40 WIB
BOCAH BEKEN, PENDULANG EMAS

Jika bicara tentang anak-anak, kerap yang terbersit adalah kemanjaan dan keluguannya. Tapi bicara tentang anak-anak berbakat…

Senin 08 Agustus 2016 | 21:14 WIB
Menjaring Investor Cinta Sektor Riil

Agar dana tax amnesty lebih banyak mengalir ke sektor riil, OJK mempermudah penerbitan RDPT. Namun produk ini dinilai tidak…

Senin 25 Juli 2016 | 22:12 WIB
Cengkeraman Temasek di Bumi Pertiwi

Temasek Holdings Pte milik Pemerintah Singapura sudah lama mencekeram Indonesia.