Kamis, 14 Desember 2017

Masih Akan Bergoyang

Dok. Review

Masih Akan Bergoyang

Oleh: Bastaman - Rabu 11 Oktober 2017 | 18:28 WIB

Setelah dua hari menguat, hari ini rupiah kembali melemah terhadap dolar. Mata uang RI itu diyakini masih akan terus bergoyang.

Nyaris tak ada sentimen positif sedikit pun yang bisa membuat rupiah mampu melanjutkan penguatannya. Pengakuan Putu Agus Pransuamitra, Research & Analyst Monex Investindo, itu ada benarnya. Terbukti, setelah dua hari menguat, hari ini (Rabu, 11/10) nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 18 poin (0,13%) ke level Rp 13.530 per dolar.

Pelaku pasar menilai, peluang rupiah untuk menguat, khususnya terhadap dolar Amerika, kini semakin terbatas. Kalau toh hari ini pelemahan rupiah tidak terlalu dalam, hal itu dikarenakan positifnya data ekonomi kawasan Eropa. “Ditundanya rencana kemerdekaan Catalonia dari Spanyol menambah sentimen positif bagi mata uang euro,” papar riset Asia Trade Point Futures (ATPF).

Potensi pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh kaburnya dana-dana asing. Akibat sentimen kenaikan suku bunga The Fed di bulan Desember serta reformasi perpajakan yang digagas Presiden Donald Trump, sejumlah investor menutup sementara portfolionya di sini. Dana asing di surat berharga negara (SBN), misalnya, telah berkurang Rp 17,93 triliun selama 27 September hingga 9 Oktober.

Anil Kumar, Fixed Income Fund Manager Ashmore Asset Management Indonesia, juga pesimistis rupiah bakal menguat dalam waktu dekat. Kumar menduga, dana asing yang ke luar masih akan terjadi. “Investor asing tengah bersiap-siap menyuntikkan dana mereka di pasar Amerika,” ujarnya.

Sejumlah analis melihat, beberapa hari ke depan rupiah masih akan terus mengalami fluktuasi. Selain gara-gara rencana kenaikan suku bunga, naiknya harga minyak dunia tetap dianggap sebagai faktor yang bisa menjungkirbalikkan rupiah. Dalam pergitungan para analis, pekan ini mata uang RI akan bergerak di kisaran Rp 13.450 - Rp 13.550 per dolar.

Komentar

Artikel Lainnya
Senin 22 Agustus 2016 | 22:37 WIB
Sukses karena Jujur

Meski mewarisi bisnis keluarga, Kalyanaraman sukses membangun bisnis sendiri. Berorientasi pada kepuasan pelanggan, adalah…

Kamis 25 Pebruari 2016 | 22:06 WIB
Mantan Militer Sukses Berbisnis

Berangkat dari keluarga militer, Wang ikut dinas militer. Naluri bisnisnya yang tinggi membuat dia lebih memilih jadi pebisnis.…

Senin 30 Mei 2016 | 21:43 WIB
Surat Pembaca Edisi 39-V

Dalam teorinya, ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat. Seluruh kegiatan ekonomi…

Senin 18 Juli 2016 | 21:02 WIB
Selamat Jalan Newmont

Newmont  beralih kepemilikan menjadi milik Medco. Apa alasan Newmont hengkang?

Senin 01 Agustus 2016 | 21:21 WIB
Pokoknya Untung Besar

Sejumlah bank papas atas mengumumkan peroleh laba yang cukup besar. Itu berkat ekspansi kredit dan NIM tinggi.