Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 09-V

Fiko, Furqon, Muhammad Khoiru Rizal

Senin, 26 Oktober 2015 - 16:17 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

Pak Jokowi, Putus Saja Kontrak Freeport

Saat ini sedang ramai soal Freeport yang meminta kepastian kepada pemerintah Indonesia agar kontraknya untuk mengeruk bumi Papua yang bakal habis pada tahun 2121 diperpanjang. Saya jengkel, kontrak baru berakhir enam tahun lagi, tapi sudah ribut meminta perpanjangan. Artinya, perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu begitu ketakutan kehilangan ladang emas yang telah membuat mereka bergelimang harta.

Sementara, mayoritas masyarakat Papua tetap saja terbelakang, meski Freeport sudah menambang sejak 1967 atau 48 tahun silam. Hal itu menjadi bukti kuat bahwa Freeport tak peduli dengan orang Papua dan bangsa Indonesia. Saat ini, Presiden Jokowi justru memberi angin buat Freeport untuk meneruskan mengeruk emas dan kekayaan lainnya. Meskipun Presiden Jokowi memberi persyaratan harus dibangun smelter, saya merasa persyaratan itu terlalu sepele buat Freeport.

Saya justru setuju dengan pendapat yang mengatakan sudah saatnya kontrak Freeport diputus. Buat apa diperpanjang? Tunggu saja kontrak habis dan Freeport diambil alih Indonesia.  Omong kosong jika kita tidak mempunyai tenaga-tenaga ahli yang bisa melanjutkan pekerjaan tambang tersebut. Kalau Pak Jokowi memang benar-benar meneladani Presiden Soekarno, Sang Bapak Bangsa seperti sering diucapkannya, ya habisi saja kontrak Freeport. Saatnya membuktikan ucapan itu. Bagaimana Pak Jokowi?

Fiko, Dramaga, Bogor.

Perhatikan Upah Buruh

Dengan cara mencicil, pemerintahan Presiden Jokowi mengeluarkan paket Kebijakan Ekonomi hingga empat jilid. Pada Kamis lalu, keluar paket kebijakan terakhir yang diumumkan Darmin Nasution, Menko Perekonomian. Hal yang menarik buat saya adalah soal formula pengupahan, di mana nantinya upah minimum provinsi (UMP) tak perlu lagi dirapatkan setiap tahun untuk menetapkan UMP tahun berikutnya.

Saya salut dengan gagasan bahwa UMP tahun depan bakal dibuat formula atau rumusan perhitungan tertentu. Yakni UMP berjalan, ditambah UMP  berjalan dikalikan inlasi plus pertumbuhan ekonomi. Secara sepintas, memang terbaca bahwa UMP dipastikan naik setiap tahunnya. Meskipun kenaikannya tak signifikan karena angkanya hanya pada kisaran ratusan ribu rupiah saja.

Namun begitu melihat tanggapan para pekerja atas formula pengupahan, menurut saya, aspirasi mereka juga harus diperhatikan. Para pekerja keberatan karena formula pengupahan tak memperhatikan rumusan Kebutuhan Hidup Layak. Khususnya tiga poin, yakni tempat tinggal, transportasi, dan makan. Saya berharap pemerintah mendengarkan suara para pekerja. Saya pikir, Pak Jokowi yang biasa blusukan, pasti lebih jago menyerap aspirasi masyarakat bawah ini. Semoga formula pengupahan bisa membuat nyaman para buruh maupun  pengusaha.

Furqon, Pandeglang, Banten

Batu Akik Makin Moncer

Saya geli sekaligus terharu membaca berita bahwa batu akik ternyata turut mendongkrak nilai ekspor Indonesia. Kegilaan massal di negeri ini terhadap batu akik, ternyata merembet ke berbagai belahan dunia lain. Kabar itu dilontarkan oleh BPS saat melaporkan bahwa nilai ekspor Indonesia pada September meningkat tipis dibanding Agustus. Meski ada kabar baiknya, ekspor permata dan perhiasan, termasuk batu akik, justru meningkat 30% dibanding Agustus.

Jika memang seperti itu faktanya, pemerintah agaknya harus memberi perhatian kepada bisnis batu akik dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Misalnya memberikan bantuan modal usaha bagi para perajin dan  batu yang indah ini. Kalau batu akik mulai populer di luar negeri, sepertinya sudah waktunya pemerintah menyosialisasi pentingnya membuat sertifikat keaslian batu akik. Agar harganya melonjak di konsumen luar negeri. Sepertinya mayoritas perajin batu akik buta tentang sertifikat ini.

Bila perlu, dibuat program kemudahan bagi pembuatan sertifikat. Semoga tren baru akik ini bisa menjadi jalan bagi banyak orang untuk mendapatkan penghasilan yang bagus.

Muhammad  Khoiru Rizal, Ciadek,  Kec. Cigombong, Bogor

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.