Selasa, 23 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Manusia Ide (Otobiografi dan Biografi)

Penerbit: Buku Kompas 2015

Senin, 25 Januari 2016 - 08:58 WIB

buku.kompas.com
buku.kompas.com
A A A

Lahir di Kota Malang, 12 Mei 1929, Mochtar Riady kita kenal sebagai pengusaha Indonesia terkemuka, pendiri dan presiden komisaris dari Lippo Group. Ayah tiga putra dan tiga putri itu juga salah seorang konglomerat Indonesia keturunan Tionghoa yang berhasil membangun Bank Central Asia (BCA) dan Lippo Bank. Tangan dingin Mochtar mampu membuat Lippo Grup bisa bertahan dan terus berkembang hingga generasi berikurtnya. Ekspansi Lippo juga merambah ke properti, eceran, telekomunikasi, hingga ke media massa.

Kejelian Mochtar memang terasa sejak dia kecil, belum bersekolah. Suatu kali saat di dapur dengan neneknya, Mochtar melontarkan sebuah pertanyaan cerdas “Kalau kayu pegunungan habis ditebang orang kampung untuk menanak nasi, lalu dengan bahan bakar apa kita menanak nasi?” (halaman 4 Otobiografi).

Kepekaan terhadap lingkungan itulah yang kemudian seringkali berbuah menjadi ide hebat. Kiprahnya di perbankan sebenarnya diawali dari persepsi positifnya melihat orang berpakaian rapi dan perlente yang keluar-masuk dari sebuah gedung megah, yang ternyata adalah kantor bank. Dari situlah suami Suryawati Lidya itu kemudian bercita-cita menjadi bankir.

Dan, Mochtar pun berjuang luar biasa keras mewujudkan idenya itu. Demikian gigih dan konsisten hingga saat ini dia dikenal sebagai filsuf bisnis jasa keuangan yang kaya solusi untuk mengatasi masalah. Mochtar juga dinilai jeli melihat peluang pasar tidak hanya di Indonesia tapi juga merambah ke Tiongkok dan Amerika Serikat.

Kompetensinya dibarengi dengan kemampuan mengembangkan relasi dengan berbagai kalangan. Tidak heran, dalam bukunya kita akan mendapati tulisan Presiden RI ketiga BJ Habibie, mantan Rektor UI Prof Usman dan Prof Gumilar, politisi Jusuf Wanandi dan Theo Sambuaga, serta beberapa old friends seperti Jacob Oetama, Sukamdani, Ciputra dan Mari Pangestu. Pengakuan internasional terhadap Mochtar juga terlihat dari paper yang dia bawakan di hadapan civitas academica Universitas Harvard pada 1984.

Beberapa Testimoni

“Manusia Ide” sangat pantas disebut sebagai buku yang bermanfaat dan menarik. Di dalamnya kita mendapati kronologi seorang Buyut (Mochtar memiliki lebih dari 40 cicit) dalam menanamkan dan menjaga nilai-nilai (values) keluarga. Sehingga Suryawati Lidya (istri) dan John Riady (cucu) merasakan Mochtar sosok yang sungguh mengutamakan keluarga (family man, halaman 179 Biografi).  James Riady yang kita kenal dengan penerus usaha Lippo sekalipun menegaskan dirinya tidak mau dan tidak akan melebihi pencapaian yang dilakukan ayahnya (“Tidak Berani Mencuri Kemuliaannya” halaman 146 Biografi).

Yang menarik dari buku ini kita juga mendapatkan sebuah ‘pelurusan sejarah’ lewat testimoni Hari Darmawan tentang pengalihan kepemilikan Matahari. “Sama sekali tidak benar bahwa Matahari dicaplok. Justru saya berterima kasih karena diselamatkan.” (halaman 39 Biografi).

Secara umum buku ini pada akhirnya memang menghadirkan kejujuran tentang Mochtar. Bayangkan, Begawan perbankan itu ternyata awalnya kepusingan membaca balance sheet. Karena tidak paham dia meminta tolong temannya yang bekerja di Standard Chartered Bank untuk mengajarinya, tetapi masih saja tidak mengerti.

Ziarah 12 Hari

Dalam kata pengantarnya Mochtar menulis, ia sebenarnya tidak sengaja membuat buku ini. Pada 2014, saat berziarah 12 hari ke Timur Tengah bersama kawannya Pendeta Yu Jie Ling,  Mochtar seringkali dipancing oleh kawannya itu untuk menceritakan masa lalunya. Rupanya, diam-diam pendeta Yu Jie Ling mencatat kata demi kata yang keluar. Sepulang ziarah, Mochtar kaget mendapat kiriman catatan yang diberi judul 'Uraian Lisan Saudara Mochtar Riady' yang kemudian lahir menjadi buku ini.

Buku yang dipecah menjadi lima babak ini –tiap babak bercerita tentang periode 20 tahun perjalanan hidup— rasanya perlu dibaca oleh para eksekutif maupun kaum muda yang berminat menggeluti bisnis. Selain berisi sisi lain sejarah Republik Indonesia, Mochtar juga memberi pelajaran hidup tentang ketekunan, kesederhanaan, dan mewujudkan cita-cita.

Dijelaskan, meski sangat kaya, Mochtar bukan sosok yang suka tidur di hotel berbintang mewah saat berkunjung ke luar negeri. Mochtar memilih tinggal di apartemen milik cucunya yang sempit dan berantakan. Kisah-kisah bagaimana sederhananya Mochtar terungkap dari pengakuan anak, besan, menantu, cucunya, dan tentu saja istrinya.

Irwan Soerawisastra

(Pendiri Sane Indonesia Foundation dan Pemerhati Buku)

Tag

  1. profil

COMMENTS

OTHER NEWS

Global 40 menit yang lalu

Langgar Data Penduduk, Equifax Didenda USD700 Juta

Di Amerika Serikat, lembaga kredit Equifax harus membayar sedikitnya USD650 juta hingga USD700 juta karena mengekspose data kependudukan dari 148 juta orang.

Business 1 jam yang lalu

Bappebti Hentikan Seminar Ilegal di Jogja

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan didampingi Korwas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Polda Yogyakarta menghentikan acara seminar yang tidak memiliki…

Business 1 jam yang lalu

Ekspor TPT Tahun Ini Ditargetkan USD15 Miliar

Sepanjang tahun ini, Kementerian Perindustrian menargetkan nilai ekspor dari industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dapat  menembus USD15 Miliar

Business 16 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Empat Strategi untuk TPT

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan empat strategi untuk memacu industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Business 17 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 17 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 20 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 20 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 24 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 24 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.