Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 23-V

Noorvita H, Diah Saraswaty, Dan Pasila Pradanisa

Senin, 08 Februari 2016 - 15:07 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

Pemerintah Lindungi Petani

Saya sedih membaca tulisan bahwa saat ini ribuan hektare lahan di desa sudah dikuasai para pemilik modal. Para petani sudah mulai terpinggirkan. Kekuatan uang telah memaksa para petani menjual lahannya.

Katanya, sebanyak 26,14 juta rumah tangga petani menguasai lahan yang rata-rata luasnya 0,89 hektare per keluarga. Sekitar 14,25 juta rumah tangga lainnya, hanya menguasai lahan kurang dari 0,5 hektare per keluarga. Padahal idealnya untuk hidup, satu keluarga petani harusnya menguasai 2 hektare lahan.

Data tersebut menunjukkan bahwa pemerintah, sebagai otoritas pengendali penguasaan lahan, belum banyak campur tangan. Atau justru belum terlalu memikirkannya.

Banyak pejabat pemerintah daerah yang kini mendorong investasi dengan tujuan meningkatkan pendapatan asli daerah. Hal itu justru membuat lahan para petani semakin menyempit. Ujung-ujungnya, para petani semakin terpinggirkan.

Oleh sebab itulah, saya berharap agar pemerintah menata kembali lahan bagi petani. Jangan mentang-mentang mendorong masuknya investor, namun di sisi lain justru membuat para petani semakin miskin dan terpinggirkan.

Noorvita H,

Perum Gaperi BDB, Bogor

Dukung Borobudur Mahakarya Dunia

Presiden Jokowi layak diacungi jempol. Selama ini, belum ada presiden yang begitu peduli terhadap keberadaan Candi Borobudur. Tapi kini, Presiden Jokowi menggagas ide “Borobudur Mahakarya Budaya Dunia” atau “Borobudur World Cultural Masterpiece”.

Tak tanggung-tanggung, pemerintah bakal menggelontorkan dana hingga Rp 20 triliun untuk mengembangkan kawasan Candi Borobudur. Nantinya, ditargetkan bakal menghasilkan devisa dari para wisatawan mancanegara (wisman) sebesar Rp 24 triliun hingga Rp 25 triliun per tahun.

Agenda besar mengembangkan kawasan candi Borobudur itu, tentu bakal berdampak meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah di sekitarnya. Selain itu, Indonesia tak lagi hanya dikenal dengan Bali, tapi juga Borobudur yang sebenarnya justru menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia. Semoga gagasan Pak Jokowi bakal terwujud.

Diah Saraswaty,

Pamulang, Tangerang Selatan

Freeport Jangan Diberi Izin Ekspor

Saya salut dengan keputusan Kementerian ESDM untuk tak memberi rekomendasi bagi Freeport untuk mengekspor mineral. Jika Freeport memang tak mau menyerahkan uang jaminan US$ 530 juta untuk membangun smelter, ya jangan diberi izin.

Uang jaminan itu, menurut saya perlu, karena selama ini Freeport tak menunjukkan itikad baik terhadap pemerintah dan rakyat Indonesia. Mereka terkesan terlalu banyak tuntutan dan pongah dengan merasa yakin bakal bisa terus mengeruk kekayaan alam Bumi Cendrawsih.

Kalaupun saat ini keuangan Freeport-McMoran di AS sedang amburadul, hal itu bukan urusan kita. Mau bangkrut atau runtuh terserah. Mereka harus tetap menunjukkan itikad baik memberi uang jaminan US$ 530 juta.

Pak Jokowi jangan kalah gertak dengan elite Freeport dan AS. Kita negara bermartabat. Kita juga mampu mengolah tambang Grasberg jika Freeport hengkang. Kekayaan alam di negeri ini harus ditujukan buat kemakmuran rakyat.

Pasila Pradanisa,

Malang, Jatim

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.