Rabu, 23 Oktober 2019 | Jakarta, Indonesia

Mantan Militer Sukses Berbisnis

Sri Wulandari

Kamis, 25 Februari 2016 - 22:06 WIB

Riset
Riset
A A A

Berangkat dari keluarga militer, Wang ikut dinas militer. Naluri bisnisnya yang tinggi membuat dia lebih memilih jadi pebisnis. Hasilnya, perusahaannya mendunia.

Siapakah orang kaya di China? Semua akan sepakat akan menunjuk Wang Jianlin. Pria kelahiran Sihuan, China, 24 Oktober 1954 ini dinobatkan sebagai orang yang paling tajir di negeri Tirai Bambu itu. Saat ini, Wang berada di urutan 13 daftar orang terkaya dunia, menurut peringkat Bloomberg. Hingga Selasa (5/1), kekayaannya tercatat mencapai US$ 33,9 miliar atau setara sekitar Rp 475 triliun.

Kekayaannya itu didapat melalui grup usahanya, Dalian Wanda Group. Perusahaan ini  bergerak di bidang real estate komersial yang menguasai lebih dari 200 toko serba ada, 85 plasa, 75 departement store hiburan dan 51 hotel mewah serta studio film.

Pada Januari lalu, Wanda Group membeli studio Hollywood yang memproduksi film Jurassic World  dan  Godzilla, yakni Legendary Entertainment senilai US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 47 triliun. Aksi korporasi itu menjadi perbincangan hangat karena merupakan terbesar yang dilakukan perusahaan China dalam industri budaya.

Wang tertarik mengakuisisi Legendary, karena mampu menghasilkan pendapatan lebih dari US$ 12 miliar di seluruh dunia. Sejumlah proyek film yang digarap Legendary Entertainment, termasuk Pacific Rim dan Trilogi Batman, merupakan film yang menyedot dana cukup besar dan sangat digemari audience di China.

Lahir dari keluarga sederhana, orangtuanya adalah militer. Tak heran jika Wang juga sempat masuk ke sekolah militer, bahkan sempat aktif pula berdinas di militer pada 1970 hingga 1986. Ketika dia meletakkan baju militernya, dia beralih menjadi pegawai pemerintah di Dalian, provinsi Liaoning pada 1988.

Toh,  tak lama dia jadi pegawai negeri. Hasrat berbisnisnya lebih memanggilnya. Maka pada tahun 1990-an, dia mengakuisisi Dalian Wanda, perusahaan real estate yang hampir bangkrut. Awalnya, Wanda bergerak di bidang properti. Namun sejak dipegang Wag,  perusahaan itu melebarkan sayap dengan memasuki bisnis hiburan hingga e-commerce. Total aset  Wanda mencapai US$ 49 miliar dengan laba perusahaan ini mencapai 10 miliar yuan tahun lalu.

OPERATOR BIOSKOP TERBESAR

Nama Wang mulai jadi pembicaraan, saat dia membeli  perusahaan operator bioskop asal Amerika Serikat, AMC Theatres, dengan nilai sekitar US$ 2,6 miliar. Dengan mengakuisisi AMC,  Dalian Wanda menjadi operator bioskop terbesar di dunia, dengan meraup pangsa pasar 10%.

Lewat AMC, Wang mulai merambah bisnis perfilman. Kemudian pertengahan 2013, Wanda membeli perusahaan pembuat yacht atau kapal pesiar asal Inggris, Sunseeker International, senilai US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 16 triliun. Sunseeker merupakan pembuat kapal untuk film-film James Bond.

Di bidang olahraga sejak 2011, Dalian Wanda juga menjadi sponsor utama liga sepakbola di China. Ia juga mempunyai tim sepakbola sendiri yang awalnya bernama Dalian Wanda FC dan kemudian berganti menjadi Dalian Shide FC. Bahkan, dia juga memiliki 20% saham Klub sepak bola asal Spanyol, Atlético Madrid.

September, tahun lalu, dia  meluncurkan proyek mini Hollywood senilai US$ 8 miliar. Dalam acara peluncuran ini, hadir bintang-bintang top dunia seperti Leonardo di Caprio dan John Travolta. Tak sampai di situ saja, Wang juga berencana membangun gedung tertinggi di London, hotel bintang 5 dan kompleks apartemen di London.

Keinginan ini didorong oleh kesukaannya  berbisnis di Inggris ketimbang di Amerika Serikat. “Karena di negara itu, perizinan dan syaratnya lebih mudah,” akunya. “Bila kita bandingkan (Amerika Serikat dengan Uni Eropa), maka  Amerika Serikat memang lebih terbuka dibandingkan Uni Eropa. Tapi Inggris lah yang paling terbuka,” sambung Wang sebagaimana dikutip  CNN, awal tahun 2014.

Wang mengatakan, dia akan terus meningkatkan investasi di Inggris. Rencana ini muncul setelah para politisi Inggris berencana untuk meningkatkan hubungan perdagangan dengan China yang memiliki 1,4 miliar jiwa penduduk.

Bisnis Wang akan terus berkembang. Wang sendiri memperkirakan pendapatan Grup Dalian Wanda bisa meningkat US$ 10 miliar setiap tahunnya. Bahkan Wang sesumbar mampu mengakuisisi setidaknya satu perusahaan asing setiap tahun dengan nilai US$ 5 miliar.

“Kami akan memiliki pendapatan lebih dari US$ 50 miliar dalam 2 tahun ke depan. Pada 2020, pendapatan kami akan mencapai US$ 100 miliar. Itu perkiraan yang paling konservatif,” kata Wang.

Tag

  1. profil

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 29/07/2019 09:50 WIB

Ban Vulkanisir Akan Terkena Wajib SNI

Kementerian Perindustrian sedang menyusun aturan mengenai standar proses produksi yang baik atau good manufacturing practice (GMP) untuk produk ban vulkanisir.

Business 26/07/2019 09:33 WIB

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Sektor Industri

Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat kerja sama dalam upaya pengembangan sektor industri. Langkah sinergi ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak guna mendorong…

Business 25/07/2019 16:46 WIB

Pemerintah Targetkan 293.533 Sambungan Jaringan Gas Untuk Rumah Tangga

Pemerintah targetkan 293.533 sambungan jaringan gas untuk rumah di 54 kabupaten/kota pada 2020. Pemerintah menganggarkan Rp3,2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas…

Business 25/07/2019 14:29 WIB

Wapres Minta Pemda Jaga Inflasi

Ia menekankan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Business 25/07/2019 12:01 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama Bisnis Migas dengan ADNOC

Pertamina dan The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) pada Rabu (24/7) menandatangani Comprehensive Strategic Framework (CSF) untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak…

Business 25/07/2019 11:15 WIB

Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif kepada para pelaku industri otomotif. Salah satunya adalah menyediakan insentif fiskal untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Business 25/07/2019 10:34 WIB

Pemerintah Pantau Wabah Gugur Daun Karet

Pemerintah terus memantau mengenai mewabahnya penyakit gugur daun karet yang disebabkan oleh cendawan Pestalotiopsis sp.

Global 25/07/2019 09:41 WIB

Facebook Didenda USD 5 Miliar

Facebook Inc. setuju untuk membayar denda USD5 miliar terkait pelanggaran privasi para penggunanya.

Global 25/07/2019 09:10 WIB

Alibaba Rangkul Pebisnis AS

Di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, Alibaba.com justru memulai program yang dapat membantu bisnis kecil dan menengah AS (UKM) menjadi besar.

Global 25/07/2019 08:55 WIB

China Arahkan Kebijakan Fiskal yang Proaktif untuk Jaga Pertumbuhan

Untuk mendorong investasi dan memacu konsumsi, Pemerintah China sepanjang tahun ini akan memangkas pajak dan mengurangi biaya-biaya sebesar 2 triliun yuan. Hingga Juni 2019, realisasinya telah mencapai…