Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Mantan Militer Sukses Berbisnis

Sri Wulandari

Kamis, 25 Februari 2016 - 22:06 WIB

Riset
Riset
A A A

Berangkat dari keluarga militer, Wang ikut dinas militer. Naluri bisnisnya yang tinggi membuat dia lebih memilih jadi pebisnis. Hasilnya, perusahaannya mendunia.

Siapakah orang kaya di China? Semua akan sepakat akan menunjuk Wang Jianlin. Pria kelahiran Sihuan, China, 24 Oktober 1954 ini dinobatkan sebagai orang yang paling tajir di negeri Tirai Bambu itu. Saat ini, Wang berada di urutan 13 daftar orang terkaya dunia, menurut peringkat Bloomberg. Hingga Selasa (5/1), kekayaannya tercatat mencapai US$ 33,9 miliar atau setara sekitar Rp 475 triliun.

Kekayaannya itu didapat melalui grup usahanya, Dalian Wanda Group. Perusahaan ini  bergerak di bidang real estate komersial yang menguasai lebih dari 200 toko serba ada, 85 plasa, 75 departement store hiburan dan 51 hotel mewah serta studio film.

Pada Januari lalu, Wanda Group membeli studio Hollywood yang memproduksi film Jurassic World  dan  Godzilla, yakni Legendary Entertainment senilai US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 47 triliun. Aksi korporasi itu menjadi perbincangan hangat karena merupakan terbesar yang dilakukan perusahaan China dalam industri budaya.

Wang tertarik mengakuisisi Legendary, karena mampu menghasilkan pendapatan lebih dari US$ 12 miliar di seluruh dunia. Sejumlah proyek film yang digarap Legendary Entertainment, termasuk Pacific Rim dan Trilogi Batman, merupakan film yang menyedot dana cukup besar dan sangat digemari audience di China.

Lahir dari keluarga sederhana, orangtuanya adalah militer. Tak heran jika Wang juga sempat masuk ke sekolah militer, bahkan sempat aktif pula berdinas di militer pada 1970 hingga 1986. Ketika dia meletakkan baju militernya, dia beralih menjadi pegawai pemerintah di Dalian, provinsi Liaoning pada 1988.

Toh,  tak lama dia jadi pegawai negeri. Hasrat berbisnisnya lebih memanggilnya. Maka pada tahun 1990-an, dia mengakuisisi Dalian Wanda, perusahaan real estate yang hampir bangkrut. Awalnya, Wanda bergerak di bidang properti. Namun sejak dipegang Wag,  perusahaan itu melebarkan sayap dengan memasuki bisnis hiburan hingga e-commerce. Total aset  Wanda mencapai US$ 49 miliar dengan laba perusahaan ini mencapai 10 miliar yuan tahun lalu.

OPERATOR BIOSKOP TERBESAR

Nama Wang mulai jadi pembicaraan, saat dia membeli  perusahaan operator bioskop asal Amerika Serikat, AMC Theatres, dengan nilai sekitar US$ 2,6 miliar. Dengan mengakuisisi AMC,  Dalian Wanda menjadi operator bioskop terbesar di dunia, dengan meraup pangsa pasar 10%.

Lewat AMC, Wang mulai merambah bisnis perfilman. Kemudian pertengahan 2013, Wanda membeli perusahaan pembuat yacht atau kapal pesiar asal Inggris, Sunseeker International, senilai US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 16 triliun. Sunseeker merupakan pembuat kapal untuk film-film James Bond.

Di bidang olahraga sejak 2011, Dalian Wanda juga menjadi sponsor utama liga sepakbola di China. Ia juga mempunyai tim sepakbola sendiri yang awalnya bernama Dalian Wanda FC dan kemudian berganti menjadi Dalian Shide FC. Bahkan, dia juga memiliki 20% saham Klub sepak bola asal Spanyol, Atlético Madrid.

September, tahun lalu, dia  meluncurkan proyek mini Hollywood senilai US$ 8 miliar. Dalam acara peluncuran ini, hadir bintang-bintang top dunia seperti Leonardo di Caprio dan John Travolta. Tak sampai di situ saja, Wang juga berencana membangun gedung tertinggi di London, hotel bintang 5 dan kompleks apartemen di London.

Keinginan ini didorong oleh kesukaannya  berbisnis di Inggris ketimbang di Amerika Serikat. “Karena di negara itu, perizinan dan syaratnya lebih mudah,” akunya. “Bila kita bandingkan (Amerika Serikat dengan Uni Eropa), maka  Amerika Serikat memang lebih terbuka dibandingkan Uni Eropa. Tapi Inggris lah yang paling terbuka,” sambung Wang sebagaimana dikutip  CNN, awal tahun 2014.

Wang mengatakan, dia akan terus meningkatkan investasi di Inggris. Rencana ini muncul setelah para politisi Inggris berencana untuk meningkatkan hubungan perdagangan dengan China yang memiliki 1,4 miliar jiwa penduduk.

Bisnis Wang akan terus berkembang. Wang sendiri memperkirakan pendapatan Grup Dalian Wanda bisa meningkat US$ 10 miliar setiap tahunnya. Bahkan Wang sesumbar mampu mengakuisisi setidaknya satu perusahaan asing setiap tahun dengan nilai US$ 5 miliar.

“Kami akan memiliki pendapatan lebih dari US$ 50 miliar dalam 2 tahun ke depan. Pada 2020, pendapatan kami akan mencapai US$ 100 miliar. Itu perkiraan yang paling konservatif,” kata Wang.

Tag

  1. profil

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.