Selasa, 23 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 26-V

Dadan, Desi Dan Rastim

Senin, 29 Februari 2016 - 09:35 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

Sesalkan Izin Ekspor Freeport

Saya kecewa dengan keputusan Kementerian ESDM yang kembali memberi rekomendasi untuk keluarnya izin konsentrat buat PT Freeport Indonesia. Apalagi, pemberian izin diberikan hanya berselang tak sampai dua minggu setelah sebelumnya memutuskan tak memberi izin.

Awalnya saya salut dengan pernyataan Kementerian ESDM yang tak memberi rekomendasi izin jika PT Freeport Indonesia tak membayar uang jaminan US$ 530 juta sebagai bukti kesungguhan untuk membangun smelter di Tanah Air. “Wah, hebat nih, beraani melawan perusahaan asal AS,” pikir saya.

Tapi tak sampai dua minggu kemudian, saya lemas sekaligus jengkel, begitu mengetahui ternyata Kementerian ESDM mengeluarkan rekomendasi izin ekspor konsentrat. Apalagi ternyata, PT Freeport Indonesia juga tetap tidak membayar uang jaminan US$ 530 juta.

Jadi apa alasannya? Katanya sih, Freeport mau menaikkan royalti dari ekspor tersebut. Duh, cemen amat. Saya gak jadi bangga, tapi malah berpikir negatif. Begitu kuatkah lobi dan dollar Freeport untuk menggelontor para pejabat di negeri ini? Entahlah. Mungkin sudah jadi takdir kalau pejabat di negeri ini memang tak ada yang layak untuk membela kepentingan rakyatnya.

Dadan

Parung, Bogor

Bantulah Petani Karet

Petani karet sedang sekarat. Sebanyak 2,1 juta petani karet plus keluarganya, pada saat ini sedang kelimpungan. Harga karet sadapan mereka jatuh hingga Rp 5.000 per kg. Padahal untuk sekedar menutup biaya produksi, harusnya harganya Rp 12.000 per kg.

Hal yang membuat miris, jatuhnya harga karet hingga Rp 5.000 sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Selama dan separah itukah beban yang harus ditanggung para petani karet?

Herannya, kenapa pemerintah tak bisa menemukan solusi untuk mengangkat harga karet yang jeblok ini? Mengapa harus terpuruk hingga tiga tahun, padahal karet merupakan komoditi andalan ekspor Indonesia.

Tak adakah orang pintar di negeri ini yang bisa mencarikan jalan keluar buat menaikkan harga karet? Pemerintah sendiri seolah hanya sanggup berwacana bakal mendorong penyerapan karet di dalam negeri melalui berbagai proyek pembangunan infrastruktur. Berwacana selama tiga tahun, agaknya hanya bia dilakukan oleh mereka yang tak mumpuni. Salam.

Desi

Cililitan, Jaktim

Segera Rapikan Batam

Sebanyak 30% investor asing di Batam dikabarkan bakal hengkang dari Kawasan  Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas tersebut. Kabar itu tentu bukan kabar baik. Saya membayangkan bakal banyak buruh yang di-PHK sebagai akibatnya.

Oleh sebab itu, saya berharap pemerintah segera mencarikan jalan keluar agar para investor itu tak hengkang. Katanya penyebab hengkang adalah buruknya iklim investasi. Khususnya, buruknya masalah perizinan dan birokrasi. Rupanya telah terjadi tumpang tindih kewenangan antara Badan Pengelola (BP) Batam dengan pemerintah daerah setempat.

Persoalan tumpang tindih kewenangan seperti itu, tentu terasa menggelikan di tengah upaya pemerintah pusat menggenjot masuknya investor asing. Karenanya, pemerintah pusat harus segera menyelesaikan persoalan tersebut. Jangan sampai hengkangnya investor di Batam menodai iklim investasi di negeri ini.

Rastim

Citayam, Bogor 

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Global 54 menit yang lalu

Langgar Data Penduduk, Equifax Didenda USD700 Juta

Di Amerika Serikat, lembaga kredit Equifax harus membayar sedikitnya USD650 juta hingga USD700 juta karena mengekspose data kependudukan dari 148 juta orang.

Business 1 jam yang lalu

Bappebti Hentikan Seminar Ilegal di Jogja

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan didampingi Korwas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Polda Yogyakarta menghentikan acara seminar yang tidak memiliki…

Business 2 jam yang lalu

Ekspor TPT Tahun Ini Ditargetkan USD15 Miliar

Sepanjang tahun ini, Kementerian Perindustrian menargetkan nilai ekspor dari industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dapat  menembus USD15 Miliar

Business 16 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Empat Strategi untuk TPT

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan empat strategi untuk memacu industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Business 17 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 18 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 20 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 21 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 24 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 22/07/2019 09:59 WIB

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.