Selasa, 23 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 27-V

Toni Riant, Bhinno Satryo Dan Hardiman

Senin, 07 Maret 2016 - 21:53 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

Jaga UMKM

Usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) adalah salah satu motor penggerak perekonomian di negara kita. Disadari atau tidak, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian di Indonesia. 
Ketika perusahaan-perusahaan kakap dan BUMN porak-poranda diterjang krisis, sektor usaha mikro kecil dan menengah ini mampu bertahan. Sektor inilah yang menggerakkan perekonomian hingga krisis berlalu.
Saat krisis menerjang di tahun1998, UMKM dianggap sebagai katup penyelamat. UMKN dinilai sebagai benteng terakhir ekonomi nasional.  Dengan menjadi pilar dari ekonomi global dalam mengatasi beragam tantangan selama krisis, bisnis UMKM membuktikan peran pentingnya dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Pemerintah dan kelompok ekonomi telah menyadari bahwa pembangunan berkelanjutan bisnis UMKM memiliki dampak langsung dan positif terhadap perekonomian negara. Saat ini, UMKM yang ada di negara kita menyumbang sekitar 60% dari PDB (Produk Domestik Bruto) dan juga memberikan kesempatan kerja pada masyarakat. 
Karena itu, UMKM harus lebih didorong dan diperkuat peran sertanya untuk bersama-sama membangun ekonomi daerah. UMKM yang banyak tumbuh di berbagai daerah harus dikembangkan oleh pemda, karena bisa menjadi salah satu kunci bagi peningkatan ekonomi daerah. Dan, yang lebih penting sektor UMKM mampu berhadapan dari serangan krisis.
Toni Rianto
Jl  Masjid, Cidodol - Jakarta Selatan

Kepastian dan Kestabilan Ekonomi

Sebagai seorang pengusaha, awalnya saya sangat optimistis dengan stabilitas politik di Tanah Air serta proyeksi dan rencana kerja pemerintahan baru dalam mendorong investasi dan pembangunan infrastruktur. Tetapi belakangan, optimis saya runtuh, karena melihat banyaknya gesekan yang terjadi di antara lembaga pemerintahan dan para pelaku politik sehingga memunculkan aroma politik yang tak sedap di ranah ini. Tentu ini sangat mengkhawatirkan. 

Berbagai peristiwa yang terjadi telah membuat rencana investor untuk berinvestasi di Indonesia bisa menjadi rusak. Bila gonjang-ganjing yang terjadi  tak segera diselesaikan, hal itu akan mengganggu investasi langsung luar negeri alias foreign direct investment (FDI). Jika FDI terganggu, proyeksi penambahan 2 juta lapangan kerja per tahun yang dicanangkan pemerintah saat ini tak tercapai.

Saya berharap pemerintah dengan tegas bisa memberi kepastian dan kestabilan ekonomi, hukum dan politik agar pencapaian target investasi tersebut bisa sukses. Pemerintah juga harus mampu, mengejar daya saing investasi agar mampu merebut hati investor. Seharusnya, tahun 2015 menjadi momentum percepatan pergerakan ekonomi setelah perlambatan pada 2014. Tetapi yang terjadi perekonomian kita tetap melambat. 

Bhinno Satryo
Jl Pangeran Jayakarta - Jakarta Pusat

Perangi Korupsi

Saat ini, ada gejala yang muncul di masyarakat bahwa kepercayaan mereka terhadap partai politik mulai terkikis. Kondisi tersebut semakin menguat, karena masyarakat menilai partai politik tidak bermanfaat positif untuk perbaikan kehidupan bangsa dan negara.

Mereka beranggapan partai politik merusak tatanan hukum dan demokrasi serta menciptakan kondisi politik yang tidak beraturan. Selain itu, terjadi korupsi yang merajalela. Korupsi di negeri ini semakin parah dan sistemik. Bukan hanya merambah ke pelosok daerah, tetapi yang paling menyedihkan karena korupsi semakin liar di kalangan parlemen.

Masyarakat juga disuguhkan kehidupan yang jauh dari harmonis dan seimbang. Sebagai warga negara yang baik, tentu saja saya sangat prihatin. Negeri ini harus dimerdekakan dari perilaku korup. Semua komponen bangsa harus bersatu memerangi korupsi dan memakmurkan bangsa ini.

Hardiman

Jatayu, Gandaria - Jakarta Selatan 

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Global 40 menit yang lalu

Langgar Data Penduduk, Equifax Didenda USD700 Juta

Di Amerika Serikat, lembaga kredit Equifax harus membayar sedikitnya USD650 juta hingga USD700 juta karena mengekspose data kependudukan dari 148 juta orang.

Business 1 jam yang lalu

Bappebti Hentikan Seminar Ilegal di Jogja

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan didampingi Korwas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Polda Yogyakarta menghentikan acara seminar yang tidak memiliki…

Business 1 jam yang lalu

Ekspor TPT Tahun Ini Ditargetkan USD15 Miliar

Sepanjang tahun ini, Kementerian Perindustrian menargetkan nilai ekspor dari industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dapat  menembus USD15 Miliar

Business 16 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Empat Strategi untuk TPT

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan empat strategi untuk memacu industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Business 17 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 17 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 20 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 20 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 24 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 24 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.