Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 29-V

Donny Dianto, Reza Yudistira Dan Widya Ananda

Senin, 21 Maret 2016 - 22:41 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

Selamatkan Industri Batu Bara

Industri batu bara pernah jaya di negeri ini. Banyak pengusaha yang dulu menikmati hasil dari menambang ‘si hitam’ ini. Ribuan orang pun tersedot menjadi pegawai di dalamnya.

Tapi kini, kabarnya industri batu bara sedang di ambang kehancuran. Pada tahun 2015 saja, sebanyak 3.500 Izin Usaha Pertambangan (IUP) –dari total 5.000 IUP— sudah menyatakan minus di mana beban operasinya lebih mahal dibanding pemasukan yang di dapat. Bahkan,  sebagian di antaranya sudah gulung tikar.

Kondisi seperti itu, tentu membuat banyak orang yang harus kehilangan pekerjaan. Jumlah pengangguran dipastikan bakal bertambah. Maka mau tak mau, pemerintah pun harus menanggung akibatnya.

Oleh sebab itulah, pemerintah harus cepat tanggap dengan membuat kebijakan baru untuk menyelamatkan industri batu bara. Sebab, kondisi harga minyak dunia yang diprediksi bakal tetap rendah di sepanjang 2016 ini bakal membuat industri batu bara yang masih bertahan bakal kehabisan nafas.

Semoga Presiden Jokowi dan kabinetnya bisa segera mencari jalan keluar. Jangan ditambah lagi jumlah pengangguran di negeri ini. Salam.

Donny Dianto

Cengkareng, Jakarta Barat

Momentum Selamatkan PSSI?

Saya pecinta sepak bola nasional. Tentu saja saya terkejut melihat televisi yang mengabarkan bahwa La Nyalla Matalitti, Ketua Umum PSSI, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jatim.

Kabarnya,  La Nyalla dijadikan tersangka atas kasus dana hibah Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur di tahun 2012. Dana hibah itu diduga digunakan untuk membeli saham terbuka (IPO) di Bank Jatim senilai Rp 5,3 miliar.

Penetapan sebagai tersangka tersebut berdasarkan Kep-11/0.5/Fd.1/03/2016 tertanggal 16 Maret 2016, menindaklanjuti surat perintah penyidikan bernomor Print-291/ 0.5/Fd.1/03/2016 tertanggal 16 Maret 2016.

Tapi sudahlah, saya tak mau pusing dengan persoalan dugaan penyelewengan dana hibah tersebut. Saya lebih tertarik untuk melihat adanya peluang untuk kembali menata PSSI setelah ketua umumnya ternyata diduga terlilit kasus.

Semoga saja pemerintah bisa segera menata kembali PSSI yang sudah tak lagi menggelar roda kompetisinya. Saya rindu melihat persepakbolaan nasional kembali menggeliat.

Reza Yudistira

Cibinong, Bogor

Ketika Kebijakan Berubah Arah

Saya membaca keluhan yang disampaikan pihak Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I) atau para pengusaha bisnis smelter. Mereka khawatir bisnisnya bakal jeblok jika pemerintah mengubah kebijakan, yakni mengizinkan ekspor mineral mentah.

Dulu, pemerintah memang pernah melarang bahan mineral mentah diekspor. Harus dimurnikan dulu di  dalam negeri untuk mendapatkan nilai tambah. Tentu saja positif kebijakan ini.

Tapi kini, ketika industri pertambangan suram akibat jatuhnya harga minyak dunia, pemerintah kabarnya bakal membolehkan lagi ekspor bahan mentah. Dan itu tentu saja membuat para pebisnis smelter kelimpungan.

Apalagi ternyata, nilai investasi yang sudah terlanjur ditanam oleh beberapa investor untuk membangun smelter, nilainya mencapai US$ 12 miliar. Jangan sampai investasi ini mubazir.

Pemerintahan Presiden Jokowi tentu saja harus memikirkan dampak yang bakal muncul, jika memang baal mengubah arah kebijakan. Semoga ada jalan keluar terbaik.

Widya Ananda

Parung, Kabupaten Bogor

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.