Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 31-V

Heryawan, Muhammad Sabil Dan Widya

Senin, 04 April 2016 - 22:23 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

BBM Turun, Harga Barang Kapan Turun? 

Penurunan harga BBM yang dimulai pada awal April 2016 ini tentu saja layak menjadi kabar baik bagi khalayah masyarakat. 

Memang setelah harga minyak mentah dunia terus merosot tajam, akhirnya Pemerintah Indonesia mau tak mau ‘harus’ melahirkan kebijakan yang benar-benar bijak, yakni dengan menurunkan harga pasaran BBM.

BBM jenis premium sekarang menjadi Rp 6.550 dari harga semula Rp 7.050. Sedangkan BBM jenis solar harganya menjadi Rp 5.150 dari harga sebelumnya Rp 5.650.

Harapan masyarakat adalah turunnya harga barang dan kebutuhan pokok. Pasalnya, menjadi sangat percuma jika harga BBM turun tapi tidak segera diikuti oleh turunnya harga barang kebutuhan pokok.

Sekarang saatnya bagi kalangan distributor, pedagang besar, dan pengecer, untuk menghitung ulang biaya produksi mereka. Khususnya, biaya transportasi yang pastinya menciut. Tentu saja itu semua agar mereka bias secepatnya menyesuaikan segara sesuatunya dengan harga jualnya.

Jangan sampai terjadi, harga BBM turun tapi harga barang kebutuhan pokok tetap bertengger di tempat yang sangat tinggi. Sebab masih banyak rakyat di negeri ini yang kehidupan ekonominya kian hari kian terhimpit. 

Heryawan

Sumedang, Jabar

Aksi Memalukan Kroni Pejabat

Di tengah persoalan ekonomi yang terus-menerus tanpa henti melilit mayoritas warga negeri ini, nyatanya masih ada juga mereka yang justru boleh dibilang bertindak tanpa rasa perikemanusiaan dan bagai mengail di air keruh. Salah satunya seperti yang dilakukan keluarga berada Wahyu Dewanto.

Apa yang dilakukan keluarga tersebut boleh dibilang cukup memilukan warga miskin di negeri ini. Betapa tidak, sekadar ingin plesir ke Australia, keluarga tersebut, yang terdiri dari tiga anak-anak dan tiga orang dewasa (dua di antaranya orang tua ketiga anak tersebut) kemudian melobi pucuk pimpinan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Entah apa ‘jasanya’ bagi Pak Menteri Yuddy Chrisnandy, sang kolega Wahyu Dewanto Suripman itu akhirnya diketahui berhasil membuat kementerian tersebut menuliskan surat resmi antarinstansi ke Kementerian Luar Negeri. Disebutkan dalam surat itu, Kemen PANRB meminta agar keluarga Wahyu Dewanto diberikan fasilitas akomodasi dan transportasi bagi keluarga tersebut selama berada di negeri jiran, terhitung sejak tanggal 24 Maret hingga 4 April 2016.

Surat bernomor B/1337/S.PANRB/03/2016 yang juga ditembuskan kepada Dubes RI di Canberra dan Konjen RI di Sydney, Australia itu kontan memancing protes dan olok-olok netizen di jagat negeri. Sungguh reaksi yang wajar menurut saya, pasalnya hal itu sangat tidaklah pantas, di tengah kondisi mayoritas warga negeri yang kesulitan.

Mohon otoritas lebih bijaksana dalam melihat realitas yang ada. Sehingga mampu menjaga kewibawaannya sebagai abdi negara. Jangan malah bertindak konyol yang membuat rakyat mual kian dan kehilangan kepercayaan.

Muhammad Sabil

Pejompongan, Jakarta

Suhu Politik Jakarta Makin Panas

Anggota DPRD DKI M. Sanusi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di depan rumahnya sepulang kerja, Kamis (31/3) malam. Aksi penangkapan ini berlangsung di tengah panasnya suhu politik di Balai Kota DKI, berkaitan dengan maraknya isu Pemilukada Gubernur DKI 2017.

Penangkapan ini dipastikan akan menambah panas suhu politik di Jakarta. Pasalnya, KPK sendiri tengah menghadapi desakan publik agar mengusut laporan BPK terkait dengan hasil audit investigasi yang dilakukan atas transaksi jual-beli tanah RS Sumber Waras yang diduga terindikasi korupsi.

KPK sendiri bergeming menghadapi desakan tersebut. Hasil audit BPK sendiri menyebut adanya keputusan Basuki Tjahaja Purnama yang diduga kuat bertanggung jawab atas kerugian negara yang muncul. KPK bahkan mengumumkan pihaknya tidak menemukan adanya unsur niat korupsi dalam peristiwa pembelian tanah RS Sumber Waras. 

Bukannya menjadikan Ahok sebagai tersangka, KPK malah menangkap M Sanusi dalam peristiwa korupsi yang berbeda.

Widya

Citayam, Depok

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.