Senin, 22 Juli 2019 | Jakarta, Indonesia

Orang Ribut-ribut, Saya Cuek

Setyo Adhi Nugroho

Senin, 11 April 2016 - 21:13 WIB

Dahlan RP
Dahlan RP
A A A

Motto hidupnya adalah living in harmony and peaceful mind. “Orang mau ribut-ribut, saya cuek saja. Mitra usaha saya banyak. Di Senayan City saja, mitra saya ada sebelas orang.

So far, kami tidak ribut-ribut,” kata Trihatma Kusuma Haliman, pemilik Agung Podomoro Group Trihatma dalam percakapan dengan Kompas.com di Central Park Jakarta, Selasa (22/3/2011) sore.
Trihatma memang identik dengan Podomoro. Trihatma adalah generasi kedua keluarga Haliman, pendiri Agung Podomoro Group. Ayahnya, Anton Haliman, mendirikan perusahaan ini tahun 1969. Proyek pertamanya adalah kompleks perumahan di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Selain itu, Podomoro juga menjadi pelopor pembangunan perumahan mewah di Sunter, Jakarta Utara.
Setelah Trihatma mengendalikan perusahaan ini di tahun 1986, Podomoro berkembang menjadi perusahaan pengembang terkemuka di Indonesia. Kini, sudah dan sedang dibangun 59 proyek property, mulai dari properti untuk masyarakat menengah bawah, menengah, dan menengah atas. Semua segmen pasar dimasuki Podomoro.
Lahir di Jakarta, 6 Januari 1952, Trihatma sempat mengenyam pendidikan di Jerman 1970-1973. Namun sang ayah memanggilnya pulang ke Indonesia untuk membantu mengelola perusahaan properti. “Jadilah saya lulusan universitas APG (Agung Podomoro Group),” seloroh Trihatma kepada situs yang sama. 
Seperti halnya Agung Sedayu Group, Podomoro juga mampu lolos dari krisis keuangan yang menghantam Indonesia tahun 1997-1998. Bahkan, Podomoro berani membeli lahan milik beberapa perusahaan dalam penguasaan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), termasuk properti yang dimiliki pengembang-pengembang yang terkena dampak yang cukup berat dari krisis.
Berbagai terobosan baru terus dilakukan Podomoro. Mereka tak hanya fokus pada pembangunan perumahan mewah saja, tapi juga pembangunan apartemen mewah di tengah kota sebagai salah satu alternatif hunian masyarakat sejak tahun 2000. Hingga tahun 2012, Podomoro telah menyelesaikan 16 apartemen, 15 kawasan hunian dan 16 kawasan komersial mixed-use. 
Beberapa proyek Podomoro antara lain Bukit Mediterania Samarinda, Permata Mediterania, Gading Grande Residences, Bukit Golf Mediterania, Villa Serpong,Permata Hijau Residences, The Pakubuwono Residences, Jakarta Residences, Thamrin Residences, Mediterania Marina Residences, The Peak at Sudirman, Sudirman Park, Central Park, Kelapa Gading Square, Mangga Dua Square, Thamrin City, dan beberapa proyek-proyek mewah lainnya.
Tapi akhir Maret lalu, wajah Podomoro tercoreng. Petugas KPK menangkap karyawan PT Agung Podomoro Land Triananda Prihantoro dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja ihwal dugaan suap reklamasi proyek Teluk Jakarta kepada  Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi.

Tag

  1. laput32

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 6 jam yang lalu

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Anti Dumping di China

China akan mengenakan bea impor baru bagi berbagai produk stainless steel dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China sebagai tanggapan atas…

Business 6 jam yang lalu

Kontrak Kerja Sama WK Corridor Diperpanjang

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema Gross Split.

Business 9 jam yang lalu

Pertamina Libatkan Tim Asal AS Tangani Kebocoran Sumur Migas

Pertamina melibatkan berbagai pihak yang kredibel, kompeten dan berpengalaman dalam menangani munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

Business 9 jam yang lalu

Pemerintah Akan Lelang 7 Ruas Jalan Tol Senilai Rp151,13 Triliun

Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan…

Business 13 jam yang lalu

Pegatron Mulai Operasikan Pabriknya di Batam

Pegatron telah menambah investasi sebesar USD40 juta untuk membangun pabrik di Batam.

Business 13 jam yang lalu

Runway 3 Bandara Soetta Siap Beroperasi Pertengahan Agustus

Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019.

Business 15 jam yang lalu

OJK Gelar Pertemuan Bilateral dengan Bank of Thailand

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua negara.

Business 21/07/2019 11:03 WIB

OJK Terus Pantau Upaya Mitigasi Bank Mandiri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Business 20/07/2019 11:43 WIB

RUU Minerba Masuki Tahap Sinkronisasi

Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Tahun 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Business 20/07/2019 11:00 WIB

Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

Bank Mandiri menjamin simpanan nasabah di bank itu aman. Bank pelat merah itu pun menyampaikan permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening.