Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 32-V

Toni Rianto, Kasimirus Doy Dan Radovan Chaniago

Senin, 11 April 2016 - 22:28 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

Mari Kembangkan Bisnis UKM

Usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) adalah salah satu motor penggerak perekonomian di negara kita. Disadari atau tidak, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian di Indonesia.

Saat krisis ekonomi melanda, justru yang masih berdiri tegar adalah UMKM.  Dengan menjadi pilar dari ekonomi global dalam mengatasi beragam tantangan selama krisis, bisnis UKM membuktikan peran pentingnya dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Pemerintah dan kelompok ekonomi telah menyadari bahwa pembangunan berkelanjutan bisnis UMKM memiliki dampak langsung dan positif terhadap perekonomian negara. Saat ini, UMKM yang ada di negara kita menyumbang sekitar 60% dari PDB (Produk Domestik Bruto) dan juga memberikan kesempatan kerja pada banyak masyarakat. 
Bisnis UMKM juga terus berkembang dan memberikan peluang usaha bagi mereka yang menyukai dunia wirausaha. Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah telah sejak beberapa tahun menggalakkan program UMKM.  Selain itu, Pemerintah daerah (pemda) memiliki peran yang sangat strategis dalam menumbuhkembangkan UMKM di daerah. Sayangnya, kecenderungan yang terjadi,  pemerintah, tak terkecuali pemda, lebih fokus ke korporasi besar. Padahal, UMKM harus lebih didorong dan diperkuat peran sertanya untuk bersama-sama membangun ekonomi daerah. UMKM yang banyak tumbuh di berbagai daerah harus dikembangkan oleh pemda, karena bisa menjadi salah satu kunci bagi peningkatan ekonomi daerah.

Toni Rianto
Jl  Masjid, Cidodol - Jakarta Selatan

Selamatkan Garam Nasional

Pemerintah rupanya masih kurang serius mengurus garam nasional. Dengan lahan produktif yang luas, mestinya negara ini tidak kekurangan pasokan garam bagi kebutuhan masyarakatnya. 

Kurang seriusnya pemerintah mengelola produksi garam dalam negeri bisa terlihat dari besarnya impor garam. Setiap tahun, Indonesia membutuhkan 3,3 juta ton garam. Sebanyak 1,8 juta ton garam kebutuhan konsumsi dipasok dari produsen lokal, sedangkan garam industri harus dipenuhi secara impor mencapai 1,5 juta ton. Padahal, Indonesia merupakan negara kepulauan yan memiliki banyak bibir pantai yang bisa dimanfaatkan untuk ladang garam. 

Mengenaskan, tentu saja. Ada beberapa alasan yang membuat Indonesia sulit mencapai swasembada garam. Kurangnya infrastruktur yang dimiliki para petani sehingga kondisi harga garam di tingkat petani tidak kompetitif. 

Di Indonesia, proses memanen garam oleh petani hanya dilakukan dalam waktu 4-8 hari, sedangkan negara importir seperti Australia memanen hasil garam setelah melalui proses 3 sampai 4 bulan. Akibatnya, kualitas garam Indonesia menjadi sangat rendah.

Nah, sekarang pemerintah berjanji akan merangsang petani untuk menggenjot produksi garam di dalam negeri dengan memberikan subsidi Rp 5 juta untuk satu petani agar bergairah menggenjot produksi garam sehingga tidak ada lagi impor. Semoga ini bukan menjadi pepesan kosong. Semoga.

Kasimirus Doy
Cibubur, Ciracas - Jakarta Timur

Bagaimana Kasus BLBI  dan Century? 
Sudah ada beberapa menteri dan pejabat negara yang telah ditetapkan oleh KPK menjadi tersangka, bahkan telah divonis masuk penjara. Yang belakangan sedang hangat adalah langkah KPK menahan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, dan karyawan PT Agung Podomoro Land Triananda Prihantoro dalam kasus dugaan suap reklamasi proyek Teluk Jakarta

Kita tentu saja memberi apresiasi kepada keberanian  KPK. Hanya saja, masih banyak kasus yang belum ditangani secara memuaskan. BLBI, Bank Century, dan banyak kasus lain membutuhkan “keberanian lebih” dari KPK. Karena ini menyangkut eksekutf top level yang tentu saja memiliki power yang lebih hebat. Beranikah KPK masuk ke inti utama lingkaran kekuasaan?

Saya sebagai anggota masyarakat tentu ingin KPK lebih berani. KPK harus mengambil tanggung jawab atas ekspektasi publik terhadap lembaga ini. Ada banyak kejahatan korupsi yang tak tersentuh, dan keberanian KPK melakukannya sangat diharapkan. Maju terus KPK.
Radovan Chaniago
Cipondoh, Tangerang

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.