Minggu, 19 Mei 2019 | Jakarta, Indonesia

Surat Pembaca Edisi 33-V

Maya Sari, Reynold Afredo Dan Yudhie Santoso

Senin, 18 April 2016 - 23:58 WIB

Illustrasi
Illustrasi
A A A

Mental PLN

Jika tidak ada halangan, mulai 1 Juli 2016 PT PLN (Persero) akan menyetop subsidi untuk pelanggan 900 volt ampere (VA). Jumlah subsidi untuk pelanggan yang disetop tak tanggung- tanggung. Jumlahnya mencapai 18 juta pelanggan.

Mengutip data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, dari total pelanggan 900 va sebanyak 22 juta orang yang menerima subsidi selama ini, hanya 4 juta yang sebenarnya berhak menerima subsidi.
Dengan disetopnya subsidi itu, maka nantinya mereka yang biasa membayar Rp 616 per KwH, bakal membayar Rp 1.400 per kWh.
Saya sih setuju saja subsidi listrik dicabut, tapi hendaknya hal itu dibarengi dengan ketersediaan listrik dan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Di Nias contohnya. Masak listrik padam sampai seminggu? Kenapa bisa sampai terjadi? Mana revolusi mental? Ah….
Apalagi, selama ini banyak warga yang resah dengan membengkaknya biaya tagihan listrik. Bahkan pemadaman yang dilakukan PLN sewaktu-waktu, semakin menambah keresahan masyarakat. Tentunya ini mengganggu aktivitas warga, baik rumah tangga maupun wirausaha. 

Maya Sari
Jalan Kirai, Cipete - Jakarta Selatan

Ungkap Kasus Sumber Waras

Pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan dibangun Rumah Sakit Kanker dan Jantung di lahan yang dibeli menuai kontroversi. Harga beli yang diajukan Pemprov DKI dinilai tidak wajar. DPRD DKI Jakarta minta pembelian dibatalkan. 
Tapi RS Sumber Waras dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan pembelian tersebut wajar dan prosesnya terang benderang. BPK sudah menyatakan terjadi indikasi kerugian daerah dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI. Hal itu mereka cantumkan dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan Pemprov DKI 2014.
Bagi kami, kasus ini sangatlah membingungkan. Baik penjual maupun pembeli merasa jual beli tersebut sudah wajar dan terang benderang, namun pihak-pihak di luar itu justru mempersoalkannya. Dalam hal ini, saya sebagai bagian dari masyarakat awam justru melihatnya penuh muatan politik. Apalagi jelang Pilkada di mana Ahok mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI kembali untuk periode berikut. Kasus ini dapat dilihat lebih sebagai upaya menjegal langkah Ahok. 
Sebelumnya, Ahok menilai penyidik KPK berlaku tendensius dalam menanggapi laporan audit BPK. Jika pembelian lahan Sumber Waras dianggap merugikan negara, Ahok ingin mengetahui bagaimana cara menghitung kerugian. Dia juga menuding mungkin ada oknum-oknum di KPK yang ingin mengkriminalkan dirinya soal RS Sumber Waras. 
Agar kasus ini terang benderang, tetaplah berpijak pada hukum. Jangan sampai menjebloskan orang yang tak bersalah.

Reynold Afredo
Jln. Raya Ciledug, Kebayoran Lama - Jakarta Selatan

Bravo Pemerintah 

Beberapa hari ini kita dikejutkan dengan berita kenaikan harga Elpiji. Tentu saja berita itu   ironis. Karena di saat bersamaan masyarakat didesak menggunakan bahan bakar gas tersebut, melalui program konversi minyak tanah. 
Selain itu, kenaikan harga Elpiji ini menambah beban masyarakat pula. Kebijakan itu dianggap merugikan masyarakat karena berdampak pada lonjakan harga sejumlah komoditas barang. Karena seperti biasanya, kenaikan energi akan menyundut kenaikan inflasi, akibat kenaikan harga barang. 
Tapi syukurlah, karena Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) membatalkan rencana kenaikan harga elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg) Rp 1.000 per kg yang tercantum dalam nota keuangan. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja bahwa  pemerintah berencana mengurangi subsidi elpiji 3 kg sekitar Rp 1.000 per kg yang berujung pada kenaikan harga untuk mengurangi beban negara. Tapi karena harga elpiji dunia turun cukup lumayan, sehingga tak perlu lagi menaikkan harga elpiji 3 kg. Harga elpiji tetap seperti apa adanya. Sebagai rayat kecil, tentu saya menyambut baik niat pemerintah ini. Bravo pemerintah.

Yudhie Santoso
Bintaro Jaya, sektor 3 - Jakarta Selatan

Tag

  1. mailbox

COMMENTS

OTHER NEWS

Business 17/05/2019 15:30 WIB

Inalum Incar Kerja Sama Dengan Huayou

PT Inalum menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd., produsen terbesar di dunia untuk material baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Money 17/05/2019 14:38 WIB

BI dan KSEI Teken Perjanjian Penyelesaian Transaksi SBK

SBK (dahulu disebut Commercial Paper) adalah sumber pendanaan jangka pendek non perbankan.

Business 17/05/2019 13:58 WIB

Utang Luar Negeri Triwulan I 2019 Tumbuh 7,9%

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar 387,6 miliar dolar AS yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,5 miliar dolar AS, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar…

Business 17/05/2019 12:48 WIB

Penyesuaian TBA Tiket Pesawat Berlaku Mulai Sabtu Besok

Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12 – 16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Business 17/05/2019 11:45 WIB

Menteri Jonan Bahas Blok Masela dengan Inpex

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Kamis (16/5).

Business 17/05/2019 11:15 WIB

Inalum Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Industri Logam di China

Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan singkat tiga hari ke China untuk bertemu dengan sejumlah CEO industri logam China guna mempercepat hilirisasi industri tambang.

Business 17/05/2019 10:45 WIB

Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Dipastikan Aman

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina (Persero) melakukan pemantauan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung…

Business 17/05/2019 10:15 WIB

Kinerja APBN Hingga April Masih Aman

Di tengah prospek pertumbuhan ekonomi global yang melemah, kebijakan countercyclical yang diambil Pemerintah dalam pengelolaan fiskal mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan capaian…

Business 17/05/2019 09:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tersendat

Gejolak ekonomi global belakangan ini diprediksi bakal memukul banyak negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan lebih baik kemungkinan akan tersendat.

Business 17/05/2019 09:15 WIB

Kemenperin Bidik Investasi Elektronika Rp1,3 Triliun

Kementerian Perindustrian terus membidik investasi di sektor industri elektronika dan telematika.